Kebijakan hybrid working mengurangi permintaan ruang kantor. Foto: Shutterstock
Kebijakan hybrid working mengurangi permintaan ruang kantor. Foto: Shutterstock

Hybrid Working Bikin Permintaan Ruang Perkantoran Berkurang

Rizkie Fauzian • 18 Februari 2022 17:12
Jakarta: Kebijakan hybrid working mulai banyak diterapkan oleh beberapa perusahaan. Hal tersebut berpengaruh terhadap bisnis properti, terutama perkantoran.
 
Hybrid working merupakan kombinasi bekerja di kantor dengan bekerja dari mana saja. Penerapan kebijakan tersebut membuat kebutuhan ruang kantor lebih ringkas. 
 
Berdasarkan hasil pengamatan Colliers Indonesia, perusahaan memilih mengurangi area kantor 10-40 persen ketika ingin memperbarui atau merestrukturisasi kontrak sewa. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Perusahaan yang berpikiran maju dan mulai merintis sistem bekerja-dari-mana saja. Selain itu, konsep menjaga jarak membuat banyak perusahaan tradisional mengadopsi kerja jarak jauh parsial atau model hybrid," kata Head of Project Management Hendry Sugianto Hendry Sugianto dalam laporan, Jumat, 18 Februari 2022.
 
Baca juga: Muncul Hybrid Working, Bagaimana Nasib Gedung Perkantoran?
 
Menurutnya, hal tersebut menyajikan cara-cara baru untuk mengatur alur kerja dan interaksi di antara karyawan. Mengingat ketersediaan ruang yang terbatas dengan prioritas yang bersaing, berkonsultasi dengan spesialis strategi tempat kerja sangat ideal untuk memastikan alur kerja sehingga berbagai fungsi dan protokol keselamatan dapat terintegrasi dengan baik. 
 
Perubahan yang paling terlihat dalam desain fit-out kantor pada kondisi saat ini adalah pengurangan jejak ruang kerja sebanyak 25 hingga 40 persen. Kemudian berkurangnya kantor pribadi dan bertambahnya area kerja terbuka.
 
Selanjutnya, kehadiran meja kerja tetap mulai dikurangi sementara meja kerja bersama mulai bertambah. Kebijakan ini juga akan mendorong bertambahnya komunikasi berbagai macam ide dan diskusi informal antar karyawan. 
 
Kehadiran ruang kolaborasi informal atau ruang pertemuan kecil dengan konsep terbuka yang tersebar di seluruh departemen dalam kantor yang sama. Sementara itu, ruang pertemuan dibuat multi fungsi untuk mengadakan acara seperti pertemuan atau pelatihan.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif