BCA gelar pameran properti dengan bunga 2,65 persen. Foto: Shutterstock
BCA gelar pameran properti dengan bunga 2,65 persen. Foto: Shutterstock

Gelar Pameran Secara Hybrid, BCA Tawarkan Bunga KPR 2,65%

Rizkie Fauzian • 11 Maret 2022 16:53
Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) menggelar pameran properti bertajuk BCA Expoversary. Pameran tersebut mengusung tema hybrid yang digelar secara online dan offline. 
 
Suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang ditawarkan yakni 2,65 persen eff.p.a fix 1 tahun. Hal tersebut untuk mengakomodasi berbagai macam kebutuhan nasabah berdasarkan segmennya.
 
"Masing-masing segmen itu jadi bisa memilih mana yang sesuai dengan keinginan mereka. Misalnya, untuk generasi milenial akan lebih memilih yang jangka waktunya lebih panjang," ucap EVP Consumer Loan BCA Felicia M. Simon dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, ada juga pencarian informasi secara digital hingga pengajuan melalui e-form yang tersedia di website. Sehingga calon nasabah bisa membeli rumah, mengajukan KPR, hingga selesai pengajuan KPR, seluruhnya dapat dikonversi menjadi digital. 
 
Pameran tersebut menghadirkan 300an pengembang dengan 800-an rumah second yang siap huni dari kantor property agent.  Adanya digitalisasi juga menjadi nilai tambah di tengah pengajuan KPR dalam masa pandemi, misalnya untuk proses screening di tahap awal pengajuan KPR. 
 
BCA melakukan pengecekan terhadap nasabah melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan/SLIK (dulu bernama BI Checking) yang sudah terhubung dengan sistem BCA. Pada proses tersebut, sistem akan melakukan pengecekan secara otomatis dan profil nasabah akan terlihat.
 
"Kita permudah lagi proses pengajuan aplikasinya secara elektronik melalui e-form. Setelah aplikasi di-submit, kita juga telah menyediakan tracking-nya, sehingga nasabah bisa mengetahui sampai mana proses aplikasi KPR-nya,"jelas Felicia.
 
Meski demikian, proses pengecekan otomatis tersebut bukan menjadi satu-satunya faktor untuk menentukan kesuksesan pengajuan KPR. BCA tetap melakukan analisis secara manual, sehingga meskipun sistem menolak sebuah aplikasi KPR, tim BCA masih dapat melakukan pengecekan lebih detail sebelum membuat keputusan.
 
"Kami optimistis tahun ini merupakan kesempatan yang baik bagi kita semua khususnya dalam sektor properti. Semoga dengan perhelatan ini juga dapat mendorong pemulihan ekonomi khususnya bagi sektor properti yang terus merangkak naik," ujarnya.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif