BI Rate Naik Lagi, Bunga KPR pun Disesuaikan
Kegiatan pembangunan komplek perumahan bersubsidi di Palu, Sulawesi Tengah. Peran swasta dalam program Satu Juta Rumah terus pemerintah perluas. Antara Foto/Basri Marzuki
Semarang:Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan atau 7 Days Reverse Repo Rate sebanyak enam kali tahun ini. Hal tersebut membuat beberapa perbankan turut menaikkan suku bunga, salah satunya adalah Bank Tabungan Negara (BTN).

“Tidak serta merta langsung naik, BI sendiri sudah naik enam kali. Cost naik jadi kita tidak mungkin kalau tidak naik, ” kata Direktur BTN, Budi Satria di Semarang.

Telah diputuskan Bank BTN menaikkan suku bunga kredit non-subsidi KPR dan KPA antara 20 hingga 50 bps. Terutama untuk seluruh suku bunga outstanding KPR/KPA yang berbunga floating dan suku bunga yang berjenjang akan disesuaikan.

Kenaikkan tersebut adalah bunga KPR di bawah 10,5 persen naik menjadi 11 persen, bunga di atasnya sampai 12 persen naik menjadi 12,5 persen. Sementara bunga 12-13 persen ditetapkan menjadi setara 13 persen.


“Kita sudah simulasi kenaikan, jadi kita tidak ingin memberatkan. Perbankan juga diimbau tidak terlalu menaikkan suku bunga,” papar Budi.
 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id