Seorang ahli feng shui di Hong Kong sedang menghitung potensi peruntungan klien. AFP Photo/Elaine Yu
Seorang ahli feng shui di Hong Kong sedang menghitung potensi peruntungan klien. AFP Photo/Elaine Yu

Bagaimana Bisnis Properti di Tahun Babi?

Properti bisnis properti feng shui
Rizkie Fauzian • 14 Desember 2018 14:26
Jakarta: Sektor properti diyakini masih bergerak positif meski ada Pemilihan Presiden 2019. Lantas apakah investasi properti tahun depan masih menjanjikan?
 
"2019 kan tahun babi tanah, katanya bagus buat sektor properti. Kita lihat saja nanti," kata Wakil Presiden Direktur PT Sayana Integra Properti, Robert Yapari di Hotel Borobudur.
 
Rangkaian ajang Pemilu 2019 dinilai tak akan mempengaruhi sektor properti. Selama berlangsung pilkada dan pilpres sebelumnya, pasar tetap berjalan sebagaimana mestinya.


"Kita ini sudah melewati pemilu beberapa kali, jadi sudah terbiasa. Selama ini aman-aman saja. Siapa pun pemimpinnya kan tidak mungkin ingin merusak pasar sendiri," jelasnya.


Melihat kondisi tersebut, Robert meyakini bahwa properti masih menjadi investasi yang menjanjikan tahun depan.

Investasi properti jangka panjang


Sektor properti juga dianggap menjadi salah satu investasi jangka panjang. Terutama saat ini pemerintah tengah gencar melakukan pembangunan infrastuktur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pembangunan tersebut mungkin tidak bisa dilihat sekarang impactnya, tapi itu kan terasa 3-5 tahun ke depan," ungkap Direktur BNI Asset Management, Putut Endro Andanawarih.
 
Investasi properti juga merupakan salah satu langkah investor dalam mengalokasikan dananya, selain saham, reksa dana dan obligasi. Hal ini juga merupakan bagian divertasi investasi bagi nasabah.
 

 

 

(LHE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif