Membeli rumah melalui KPR memang memudahkan masyarakat memiliki hunian tanpa harus menyiapkan dana sebesar harga rumah secara tunai. Namun, di sisi lain, komitmen cicilan jangka panjang menuntut kestabilan finansial agar kewajiban dapat diselesaikan hingga lunas.
Keluhan yang sering muncul adalah besarnya cicilan bulanan. Padahal, keringanan cicilan sebenarnya bisa dirancang sejak tahap pengajuan, bukan setelah kredit berjalan. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan agar cicilan KPR lebih ringan sejak awal dikutip dari laman OCBC NISP.
Tips agar cicilan KPR lebih ringan

Tips agar cicilan KPR lebih ringan. Foto: Freepik
1. Perbesar uang muka
Uang muka (down payment) yang lebih besar akan menurunkan jumlah pokok pinjaman. Semakin kecil nilai pinjaman ke bank, semakin ringan pula cicilan bulanan. Selain itu, total bunga yang dibayarkan selama masa kredit juga menjadi lebih rendah.2. Pilih tenor sesuai arus kas
Tenor yang lebih panjang akan membuat cicilan bulanan lebih kecil sehingga memberi ruang bernapas bagi keuangan, terutama di awal masa kredit. Meski begitu, perlu perhitungan matang agar total bunga tetap terkendali.3. Manfaatkan program bunga awal
Banyak bank menawarkan bunga tetap rendah pada tahun-tahun awal KPR. Program ini dapat dimanfaatkan untuk meringankan cicilan di fase awal kepemilikan rumah, sekaligus memberi waktu untuk menyesuaikan kondisi finansial.4. Jaga riwayat kredit tetap sehat
Skor kredit yang baik meningkatkan peluang memperoleh suku bunga lebih kompetitif. Bank cenderung memberikan bunga lebih rendah kepada nasabah dengan riwayat pembayaran yang disiplin.5. Sesuaikan harga rumah dengan kemampuan
Memilih rumah sesuai kemampuan finansial jauh lebih aman dibandingkan memaksimalkan plafon KPR. Harga rumah yang realistis akan menghasilkan cicilan yang lebih ringan dan berkelanjutan.Dengan perencanaan yang matang serta pemilihan produk KPR yang tepat, cicilan rumah dapat dikelola secara lebih ringan sejak awal pengajuan, sehingga kepemilikan rumah terasa lebih aman dan nyaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News