Pemerintah akan memperketat pengawasan jika pengurusan IMB dicabut.  (Foto: MI/Pius Erlangga)
Pemerintah akan memperketat pengawasan jika pengurusan IMB dicabut. (Foto: MI/Pius Erlangga)

Izin IMB Dicabut, Pemerintah Perketat Pengawasan

Properti perizinan bisnis properti Omnibus Law Izin Mendirikan Bangunan
Eko Nordiansyah • 20 September 2019 18:57
Jakarta: Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil menyebut pemerintah akan memperketat pengawasan jika pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB) dicabut. Saat ini pemerintah tengah menyusun ketentuan ini dalam omnibus law perizinan.
 
"Yang paling penting sebenarnya pengawasan di lapangan. Tapi akan keluar nanti apa namanya, sedang dikerjakan bukan hanya IMB tapi yang lain lain juga. Nah itu yang sedang disiapkan sekarang," kata dia ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 20 September 2019.
 
Meski tak ada perizinan, dirinya menambahkan para pengusaha harus tetap patuh memenuhi standar dalam mendirikan bangunan. Pengawasan secara ketat dimaksudkan agar tidak ada pelanggaran dari para investor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bukan berarti enggak ada izin enggak ada ini. Tapi yang paling penting adalah pengawasan. Kalau di luar negeri kan orang mulai bangun standarnya sudah ada. Nanti kalau you melanggar ya dibongkar. Itu intinya," jelas dia.
 
Dirinya mengatakan pemerintah akan menyusun mekanisme khusus agar semua bangunan dibangun sesuai standar yang ditetapkan. Bisa saja pemerintah menggandeng pihak ketiga agar pengawasannya dilakukan secara maksimal.
 
Untuk mendirikan bangunan, para investor juga harus mengikuti ketentuan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Pemerintah memastikan penegakan hukum akan dilakukan jika ada bangunan tak dibangun sesuai dengan standar.
 
"Jadi akan banyak nanti inspektur pembangunan begitu loh, yang keliling. Kalau di luar negeri, Anda bisa bangun tiangnya harus empat, Anda tambah enam, yang dua dibongkar. Jadi supaya nanti masyarakat bergerak cepat, investasi lebih (cepat) ini, selama mereka memiliki standar," pungkasnya.

 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif