Peralihan kelolaan dana FLPP ke BP Tapera masih dalam proses. Foto: Kementerian PUPR
Peralihan kelolaan dana FLPP ke BP Tapera masih dalam proses. Foto: Kementerian PUPR

Progres Peralihan Dana FLPP ke BP Tapera

Properti Perumahan Tapera Kementerian PUPR Rumah Subsidi FLPP Perumahan bersubsidi Pembiayaan rumah Peralihan FLPP ke BP Tapera
Rizkie Fauzian • 03 Desember 2021 10:55
Jakarta: Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) memastikan bahwa seluruh tugas dalam rangka peralihan dana bantuan pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ke BP Tapera (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat) telah terpenuhi. 
 
"Secara garis besar, kami sudah menyiapkan semuanya. BP Tapera pun sepakat bahwa tidak ada layanan yang terganggu. Mari kita bersama-sama mengawal, bersabar, dan koreksi bersama," Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin dikutip dari laman resmi PPDPP, Jumat, 3 Desember 2021.
 
Pada 30 November 2021, PPDPP telah menyelesaikan review dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) terhadap seluruh dana FLPP yang telah dialokasikan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dana tersebut berada pada pos pembiayaan investasi untuk PPDPP dan telah dicairkan sejak tahun anggaran 2010 sampai dengan APBN tahun pelaksanaan pengalihan. 
 
"Dalam dua minggu ke depan, PPDPP juga menyusun laporan keuangan penutup sebagai tugas dan wewenang Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) PPDPP," jelasnya.
 
Dalam menindaklanjuti hal tersebut, PPDPP juga telah menyiapkan dokumen Perjanjian Tripartit dalam rangka penyaluran FLPP antara PPDPP, Bank Pelaksana Penyalur FLPP, dan BP Tapera.
 
Sehingga ketika nanti status OOpertator Investasi Pemerintah (OIP) telah dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan, maka perjanjian Tripartit dapat langsung dilaksanakan.
 
Saat ini, PPDPP juga telah menyelesaikan seluruh berkas BAST (Berita Acara Serah Terima) terkait Tata Kelola, Aset dan SDM yang merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 1187/KPTS/M/2021 tentang Pengalihan Fungsi Pengelolaan Dana FLPP pada PPDPP kepada BP Tapera. 
 
Keputusan Menteri PUPR tersebut tercantum pengalihan fungsi dalam peralihan FLPP ke BP Tapera meliputi Sistem Tata Kelola; Sumber Daya Manusia (Pegawai Profesional/Non-Aparatur Sipil Negara.
 
Seluruh aset utama pendukung langsung layanan FLPP berupa aset utama pendukung langsung layanan FLPP berupa aset berwujud dan aset tidak berwujud (teknologi informasi).
 
Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana, Ariev Baginda Siregar, menjelaskan bahwa BP Tapera merupakan penerima mandat OIP untuk menyalurkan FLPP. 
 
Pada 2022 mendatang BP Tapera dapat menyalurkan FLPP bagi masyarakat umum, sedangkan bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat menggunakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
 
"Komitmen kami adalah peralihannya plug and play, apapun yang pengembang hadapi proses sehari-harinya ya sama saja dengan yang kemarin," ujar Ariev Baginda.
 
Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan DJPI Haryo Bekti Martoyoedo menambahkan bahwa konsep plug and play ini diharapkan tidak akan mengganggu layanan yang selama ini telah diterapkan di PPDPP 
 
"Pencapaian PPDPP yang selama ini diperoleh harusnya juga dapat dilakukan oleh BP Tapera ke depan," ujarnya.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif