Pemerintah telah menyalurkan KPR FLPP untuk 72.760 unit rumah. Foto: Shutterstock
Pemerintah telah menyalurkan KPR FLPP untuk 72.760 unit rumah. Foto: Shutterstock

72 Ribu Rumah Dapat Subsidi FLPP

Properti perumahan sejuta rumah kpr Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 02 Juli 2020 19:13
Jakarta: Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) telah menyalurkan dana pembiayaan perumahan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sebesar Rp7,366 triliun untuk 72.760 unit rumah.
 
Dengan pencapaian tersebut, maka target yang ditetapkan pemerintah sebesar 102.500 unit untuk Rp11 triliun sudah tercapai sebesar 70,99 persen. Terhitung dari 2010 hingga 2020 PPDPP telah menyalurkan dana sebanyak Rp51,733 triliun untuk 728.362 unit rumah.
 
Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin menilai rumah merupakan kebutuhan dasar manusia. Meski kondisi saat ini tengah dilanda covid-19, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Realisasi perumahan subsidi masih berlanjut dan minat masyarakat juga tidak berkurang," ujar Arief dikutip dari laman resmi PPDPP, Kamis, 2 Juli 2020.
 
Hal ini terlihat juga dari minat masyarakat dalam mengakses aplikasi Sistem Informasi Perumahan Subsidi alias SiKasep. Tercatat per 2 Juli 2020, sebanyak 181.008 calon debitur telah mengakses aplikasi ini.
 
Dari jumlah tersebut, 72.010 calon debitur dinyatakan lolos subsidi checking, 10.534 calon debitur sedang dalam proses verifikasi bank dan 2.161 calon debitur mengajukan dana FLPP ke PPDPP.
 
"Saat ini per hari ini telah tercatat 74.885 debitur yang telah menerima dana FLPP," ungkap Arief.
 
Seiring dengan peningkatan layanan aplikasi SiKasep juga sudah mencatatkan proses calon debitur untuk pembiayaan rumah subsidi lainnya, yaitu Subsidi Selisih Bunga alias SSB dan BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan).
 
Tercatat untuk SSB, sebanyak 4.929 calon debitur sudah masuk dalam proses verifikasi bank pelaksana dan 3.414 dalam proses pengajuan dana ke Ditjen Pembiayaan Infrastruktur. Sedangkan BP2BT masih terdapat dua calon debitur yang berada dalam proses verifikasi bank pelaksana.
 

(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif