Penyaluran dana subsidi FLPP capai Rp111,1 miliar. Foto: Kementerian PUPR
Penyaluran dana subsidi FLPP capai Rp111,1 miliar. Foto: Kementerian PUPR

Hingga Maret, Penyaluran Dana Subsidi FLPP Capai Rp111,1 Miliar

Properti investasi properti bisnis properti program sejuta rumah rumah tapak Rumah Subsidi FLPP
Rizkie Fauzian • 04 Maret 2021 14:09
Jakarta: Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mencatat penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) capai 0,65 persen dari target.
 
Per 2 Maret 2021, dana FLPP yang telah tersalurkan sebanyak 1.031 unit senilai Rp111,1 miliar dari target unit yang ditetapkan oleh pemerintah. 
 
Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin mengatakan, total penyaluran dana FLPP dari 2010 hingga 2021 mencapai 765.886 unit atau senilai Rp55,70 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penyaluran dana FLPP telah dibukukan oleh BRI, BJB, Bank Jambi, Bank Artha Graha, dan bank lain dari 38 bank pelaksana yang bekerjasama dengan PPDPP," katanya dikutip dari laman resmi PPDPP, Kamis, 4 Maret 2021.
 
Arief menambahkan, target penyaluran FLPP tahun ini sebanyak 157.500 unit rumah senilai Rp19,1 triliun harus tersalurkan tanpa mengesampingkan kualitas dari rumah subsidi.
 
"PPDPP 2021 ini mengencarkan 'Gerakan Bangun Rumah Subsidi Berkualitas'. Hal ini seiring dengan telah diluncurkannya aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi alias SiPetruk pada akhir tahun lalu," jelasnya.
 
Aplikasi ini semakin disempurnakan untuk segera bisa diterapkan pada semester II tahun ini. PPDPP juga akan melaksanakan pelatihan untuk calon-calon tenaga manajemen konstruksi  bekerja sama dengan Ditjen Bina Konstruksi. 
 
"Saat ini kami sedang dalam proses pembahasan untuk segera diimplementasikan," ujarnya.
 
SiPetruk adalah Aplikasi berbasis Android yang berfungsi merekam proses Pemeriksaan Persyaratan Keselamatan, Kesehatan, Kemudahan, Kenyamanan dan Tata Bangunan sesuai dengan ketentuan. 
 
"Tujuan kami meluncurkan aplikasi ini adalah untuk mengawal kualitas rumah subsidi agar sesuai dengan aturan yang ada. Ujungnya adalah agar MBR dapat memperoleh rumah yang layak huni dan berkualitas," ungkapnya.
 
Sejak 2020, MBR yang ingin mendapatkan fasilitas pembiayaan perumahan FLPP, harus melalui aplikasi Sistem KPR Subsidi Perumahan alias SiKasep yang bisa diunduh oleh masyarakat melalui aplikasi yang berbasis android, playstore. 
 
"Dari aplikasi ini, nantinya masyarakat bisa memilih rumah subsidi yang diinginkan dan bank pelaksana nantinya," kata Arief.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif