Kondisi shelter di Pandeglang diketahui tidak terawat (26/12/2018). Padahal bangunan ini harusnya selalu siap kapan saja warga gunakan untuk mengungsi.
Kondisi shelter di Pandeglang diketahui tidak terawat (26/12/2018). Padahal bangunan ini harusnya selalu siap kapan saja warga gunakan untuk mengungsi.

12 Shelter Tsunami Dijadikan Percontohan

Properti tsunami banten Gunung Anak Krakatau Tsunami di Selat Sunda
Rizkie Fauzian • 17 Januari 2019 06:06
Jakarta: Hampir seluruh wilayah Indonesia rentan mengalami bencana alam yang mematikan. Sebagai bentuk kesiapsiagaan bencana, pemerintah membangun Tempat Evakuasi Sementara (TES) di beberapa tempat untuk menjadi pengungsian bagi warga.
 
Pada 2014-2015 sebanyak 12 TES telah selesai dibangun dan dihibahkan sebagai aset pemerintah daerah setempat. Ada di Padang, Bengkulu, Denpasar, Bantul, Pangandaran, Pandeglang, Lombok Utara dan Aceh.
 
12 <i>Shelter Tsunami</i> Dijadikan Percontohan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pembangunan 12 TES ini juga menjadi percontohan bagi pemda lain agar memiliki fasilitas serupa untuk meminimalisir jumlah korban bencana alam," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Rabu (16/1/2019).
 
Bangunan TES adalah fasilitas umum yang dapat dijangkau warga menyelematkan diri segera setelah tanda peringatan terjadinya tsunami diumumkan. Maka lokasi TES harusnya cukup jauh dari jangkauan ombak, tapi dekat pemukiman warga.
 
12 <i>Shelter Tsunami</i> Dijadikan Percontohan
 
Bangunan juga disyaratkan menggunakan konstruksi tahan gempa bumi yang kerap mendahului tsunami. Bangunan TES juga tidak memiliki dinding-dinding pemisah dan pagar sehingga memudahkan warga masuk menyelamatkan diri.
 
"Dalam situasi normal, TES dapat dijadikan balai pertemuan warga, tempat ibadah atau menara pandang," sambung Basuki.
 

 

(LHE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif