Pengembangan hunian TOD bisa mengurangi kawasan kumuh perkotaan. (Foto: dok: Kementerian PUPR)
Pengembangan hunian TOD bisa mengurangi kawasan kumuh perkotaan. (Foto: dok: Kementerian PUPR)

Hunian TOD Kurangi Kawasan Kumuh Perkotaan

Properti kawasan kumuh program sejuta rumah
Rizkie Fauzian • 10 Mei 2019 12:10
Jakarta: Pemerintah mendorong pengembang swasta untuk berperan aktif membangun kawasan mix-use yang terintegrasi dengan transportasi publik atau Transit Oriented Development (TOD).
 
Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pengembangan hunian tersebut sebagai salah satu solusi terhadap isu penyediaan perumahan dan mengatasi kemacetan di kota besar.
Konsep TOD juga sejalan dengan Program Satu Juta Rumah untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
 
"Sebenarnya tidak hanya pada integrasi moda transportasi, tetapi nanti arahnya juga ke pengembangan kawasan dan kota (urban development), sekaligus untuk mengurangi kawasan kumuh perkotaan,” kata Menteri Basuki, dalam keterangan tertulis, Jumat 10 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kementerian PUPR bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah memulai penerapan konsep TOD sejak April 2017 yang ditandai dengan pembangunan hunian vertikal Rusunami di Stasiun Kereta Tanjung Barat dan Pondok Cina di Depok, Jawa Barat.
 
Melihat animo masyarakat yang sangat baik, sinergi BUMN kembali meluncurkan tiga proyek TOD yang didukung penuh oleh Kementerian PUPR, yakni TOD Stasiun Senen, Juanda, dan Tanah Abang.
 
Sekretaris Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Dadang Rukmana menambahkan, pembangunan TOD sejauh ini baru dilakukan melalui skema sinergi BUMN, misal antara Perum Perumnas dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
 
Namun tidak menutup kemungkinan pihak pengembang swasta untuk turut berperan dalam pembangunan hunian terintegrasi simpul transportasi publik. Idealnya pembangunan TOD dilaksanakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), karena simpul transportasi merupakan wujud pelayanan publik yang biasanya dimiliki BUMN berupa terminal atau stasiun.
 
"Mudah-mudahan pembangunan TOD yang sudah berjalan menjadi stimulus lahirnya inisiatif pengembang swasta untuk dapat memanfaatkan simpul transportasi yang titiknya banyak tersebut," ujar Dadang.

 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif