Penjualan Triniti Dinamik tembus  Rp146,83 miliar selama 2021. Foto: Triniti Dinamik
Penjualan Triniti Dinamik tembus Rp146,83 miliar selama 2021. Foto: Triniti Dinamik

Insentif PPN Dongkrak Penjualan Triniti Dinamik hingga 43%

Properti investasi properti apartemen Bisnis Properti PPN rumah PPN
Rizkie Fauzian • 02 September 2021 09:00
Jakarta: Penjualan PT Triniti Dinamik Tbk melonjak sekitar 43 persen sepanjang semester I-2021 bila dibandingkan periode sama 2020 menjadi Rp146,83 miliar.
 
"Lonjakan penjualan dipicu beberapa aspek, di antaranya serah terima proyek high rise The Smith yang didukung oleh para konsumen dan calon pembeli yang antusias," ujar Presiden Direktur PT Triniti Dinamik Tbk Samuel Stepanus Huang dalam keterangan tertulis, Kamis, 2 September 2021.
 
Saat ini, Triniti Dinamik menggarap proyek hunian vertikal terpadu (mixed use) The Smith di Tangerang, Banten. Proyek itu terdiri atas 652 unit, yaitu 112 unit perkantoran, SOHO  100 unit dan residensial 440 unit. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagian unit The Smith sudah diserahterimakan secara tepat waktu, bahkan sudah dihuni oleh pembeli. Samuel menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk melakukan serah terima unit tepat waktu dengan kualitas premium. 
 
Hal itu sesuai dengan yang dijanjikan perseroan kepada konsumen sekalipun di tengah pandemi covid-19. "Bisnis properti adalah bisnis kepercayaan, apa yang kita janjikan harus kita tepati. Itu komitmen kami," ujar Samuel.
 
Samuel menjelaskan, terealisasinya janji dan kuatnya komitmen mendorong kepercayaan konsumen dan calon pembeli untuk tetap memilih proyek-proyek yang diluncurkan oleh Triniti Dinamik.
 
Inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan project real estate mendapat pengakuan pasar dengan penghargaan dari IDX Channel sebagai Promising New Comer 2021.
 
Dia menambahkan, peningkatan penjualan juga ditopang oleh insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang digulirkan pemerintah. Lewat insentif itu konsumen dibebaskan dari PPN yang sebesar 10 persen dari harga properti yang dibelinya.
 
Pemerintah membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah tapak dan rumah susun (rusun) yang dibanderol berkisar Rp300 juta hingga Rp2 miliar. Aturan itu semula berlaku hingga Agustus 2021, namun oleh pemerintah diperpanjang hingga akhir Desember 2021. 
 
"Insentif PPN yang diperpanjang sampai akhir tahun 2021 ikut mendongkrak penjualan kami," ujarnya.
 
Di sisi lain, melambungnya penjualan membuat laba bersih Triniti Dinamik melesat sekitar 21 persen sepanjang semester I-2021 dibandingkan periode sama 2020, yakni menjadi Rp15,13 miliar.
 
"Kami optimistis hingga akhir 2021 mampu bertumbuh dibandingkan 2020," ungkapnya. 

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif