Pemprov DKI Bakal Sinkronisasi Program Rumah Tapak Rorotan

M Sholahadhin Azhar 01 Maret 2018 07:18 WIB
hunian dp 0%
Pemprov DKI Bakal Sinkronisasi Program Rumah Tapak Rorotan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (tengah). Medcom.id/Haifa Salsabila.
Jakarta:Rumah DP 0 rupiah di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, diluncurkan tanpa pendampingan Pemprov DKI Jakarta. Meski demikian, Wakil Gubernur Sandiaga Uno menyebut bakal melakukan konsolidasi dengan pengembang perumahan itu.

"Kita harapkan mungkin satu dua minggu ke depan kita bisa sinkronkan programnya. Atau mereka bisa menyasar target market yang lain. Karena kalau kita target market yang kita kejar antara Rp 3,5 juta - Rp 7 juta penghasilannya," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu, 28 Februari 2018.


Sandiaga mengapresiasi niat baik PT Nusa Kirana sebagai pengembang rumah di Rorotan. Sebab perusahaan itu berkomitmen mendukung program DP nol rupiah yang digadangkan Pemprov DKI. Sinkronisasi akan dilakukan untuk mencarikan pasar bagi rumah DP 0 rupiah tersebut. 

"Mereka nanti bisa menentukan pricing pointnya seperti apa. Ini yang saya rasa 1 sampai 2 minggu ke depan akan kita bahas," sebut Sandiaga.

Pemprov DKI telah berkomunikasi dengan PT Nusa Kirana, namun tak cocok soal harga. Sebab perusahaan itu membandrol harga satu rumah Rp350 juta. Sementara Pemprov ingin rumah tapak di Jakarta Utara dihargai Rp170 juta per unit.

Meski belum cocok, Sandiaga memperbolehkan pengembang melakukan kegiatan pemasaran. Namun tak ada embel-embel Pemprov dalam pengadaan rumah itu, karena memang belum tersinkronisasi.

"Saya sampaikan silahkan aja berjalan, tapi itu belum bisa diklaim sebagai program Pemprov, karena belum ada sinkronisasi dari program-program yang kita luncurkan," kata Sandiaga.

Prinsipnya, ada skema pembiayaan yang perlu diselaraskan ke depan. Meski begitu, politikus Partai Gerindra itu senang dengan peluncuran DP 0 rupiah di Rorotan itu. Sebab, banyak masyarakat yang berminat memiliki rumah petak tersebut.

"Saya senang mendengar bahwa banyak sekali warga masyarakat yang tertarik. Itu ada 100-an unit yang banyak sekali mendapatkan animo dari masyarakat," tandas Sandiaga.

Petugas menata interior unit rumah tapak DP Nol Rupiah di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (26/2/2018). Rencana peletakan batu pertama oleh Gubernur @AniesBaswedan ditunda pelaksanaanya, Rabu (28/2/2018). Alasan penundaan peresmian dimulainya proyek hunian bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini adalah belum matangnya skema pembiayaan. Masalah serupa dihadapi proyek Rusun DP Nol Rupiah di Duren Sawit, Jakarta Timur, yang telah groundbreaking Januari lalu. "Tadi malam ada beberapa yang perlu disinkronkan. Jangan dipaksakan kalau memang ada yang belum sinkron tunda saja dulu. Dari segi harga, dari skema itu kemarin belum ada sinkronisasinya," kata Wagub @SandiUno di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/2/2018). Antara Foto/Dhemas Revianto  #rumahdp0rupiah #rusundp0rupiah #rumahtapak #janjikampanye #rorotan #klapavillage #sandiagauno #aniesbaswedan

A post shared by Metrotv Indonesia (@metrotv) on




 



(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id