Pencegahan mafia tanah dengan kompetensi PPAT. Ilustrasi: Shutterstock
Pencegahan mafia tanah dengan kompetensi PPAT. Ilustrasi: Shutterstock

Populer Properti, Hunian bagi Pengungsi Asing di Tengah Laut hingga Cegah Mafia Tanah

Rizkie Fauzian • 23 Desember 2021 09:09
Jakarta: Beberapa berita di kanal properti Medcom.id menjadi sorotan pembaca. Di antaranya hunian bagi pengungsi asing karya mahasiswa ITS hingga cegah mafia tanah.
 
Berikut tiga berita terpopuler properti Medcom.id pada Rabu, 22 Desember 2021:

1. Temporary Cyclic, Hunian Pengungsi Asing di Tengah Laut Rancangan Mahasiswa ITS

Kedatangan pengungsi warga negara asing (WNA) atau refugee ke Indonesia akibat konflik negara ataupun bencana alam merupakan salah satu penyebab terjadinya naturalisasi dan padatnya penduduk Indonesia. 
 
Guna mengatasi hal tersebut, mahasiswa Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Faradiba Zainina Silmikaffa mengusung sebuah rancangan hunian untuk pengungsi yang diberi nama Temporary Cyclic dalam tugas akhirnya (TA).
 
Mahasiswi yang akrab disapa Fara tersebut mengungkapkan bahwa rancangan ini adalah salah satu solusi dari dampak negatif tingginya pertumbuhan demografi di dunia. Temporary Cyclic dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengungsi selama satu siklus atau lima tahun. 
 
Baca selengkapnya di sini

2. Intip Yuk, Tren Dekorasi Rumah yang Sesuai dengan Zodiak

Tren dekorasi rumah selalu menarik untuk diikuti setiap tahunnya. Namun, memilih dekorasi yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan adalah keharusan.
 
Warna-warna netral tampaknya masih menjadi pilihan dekorasi rumah untuk tahun depan. Untuk mengurangi rasa bosan, Anda bisa menambahkan warna-warna cerah.
 
Beberapa orang percaya bahwa zodiak bisa mengetahui kepribadian seseorang. Tak hanya itu, dari zodiak juga dapat diketahui bagaimana dekorasi rumah yang sesuai dengan kebutuhan. 
 
Baca selengkapnya di sini 

3. Cegah Mafia Tanah, Pemerintah Tingkatkan Kompetisi PPAT

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah serius melakukan reformasi terhadap banyak aspek, salah satunya permasalahan pertanahan dan tata ruang.
 
"Kita ingin mendaftarkan semua tanah sehingga hal ini diharapkan akan menjadi lebih tertib," kata Menteri ATR Sofyan A. Djalil dalam keterangan tertulis, Rabu, 22 Desember 2021.
 
Sofyan menambahkan bahwa pemerintah sangat serius ingin memerangi mafia tanah. Presiden juga meminta semua praktik-praktik yang tidak bagus untuk mulai diberantas. 
 
Baca selengkapnya di sini
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif