Ilustrasi. Foto: dok MI/Ramdani.
Ilustrasi. Foto: dok MI/Ramdani.

Tak Ada Lagi Anggaran Buat Rumah DP Rp0, Tapi Bakal Diganti untuk Ini

Media Indonesia • 03 November 2022 12:31
Bogor: Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko menjelaskan pihaknya tidak lagi menganggarkan pembangunan rumah down payment (DP) Rp0 dalam APBD 2023. Ia akan fokus membangun rumah susun (rusun) bagi warga terdampak normalisasi Kali Ciliwung.
 
"Pagu anggaran indikatif Rp1,2 triliun adalah tidak untuk pembangunan hunian DP nol (rupiah)," ujar Sarjoko dalam rapat pembahasan rancangan KUA-PPAS APBD 2023 di Grand Cempaka Resort, Bogor, Jawa Barat, dilansir Media Indonesia, Kamis, 3 November 2022.
 
Sarjoko membeberkan salah satu rusun yang akan dibangun terletak di Jalan Margasatwa, Jakarta Selatan. Bangunan berkonsep green bulding itu dianggarakan sebesar Rp544 miliar. "Rencana akan kita bangun dengan skema multiyears 2023-2024 sebanyak tiga tower atau kurang lebih 675 unit," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam prioritas pembangunan selanjutnya, Sarjoko tengah menyusun detail engineering design (DED) pembangunan rusun. Kemudian pihaknya akan menganggarkan kegiatan pemulihan sejumlah rusun.
 
Baca juga: Pengusaha Diminta Sediakan Lahan untuk Bangun Rusun Pekerja

"Pelaksanaan kegiatan pemulihan berkala rusun di 14 rusun kurang lebih Rp187 miliar. Dan perencanaan pemeliharaan berkala rusun sebanyak 12 lokasi atau kurang lebih Rp14 miliar," jelasnya.
 
Kemudian pihaknya akan melanjutkan penataan sejumlah permukiman kumuh. Sejauh ini, kegiatan tersebut telah dilakukan di 220 rukun warga.
 
"Ini adalah dalam upaya menuntaskan lingkup pekerjaan dan juga sekaligus melakukan perencanaan awal untuk kegiatan collaborative implementation program (CIP) pada 2024," bebernya.
 
Sebelumnya, dalam rapat tersebut, anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mempertanyakan anggaran sebesar Rp1,2 triliun akan digunakan untuk pembangunan rumah DP Rp0 atau rusun. Ia menyarankan kepada Sarjoko lebih baik fokus dalam pembangunan rusun.
 
"Agar APBD kita bisa kita turunkan untuk bantu masyarakat memang yang betul-betul membutuhkan. Kalau bicara DP nol rupiah, mohon maaf, Pak Sarjoko, DP nol rupiah ini DP abal-abal. Jadi, enggak usah kita debatkan," bebernya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
(KIE)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif