Pemerintah siapkan ribuan pekerja konstruksi. Foto: MI
Pemerintah siapkan ribuan pekerja konstruksi. Foto: MI

Pemerintah Siapkan 48 Ribu Calon Pekerja Konstruksi

Properti pembangunan teknologi infrastruktur konstruksi revolusi industri
Antara • 10 Maret 2020 15:27
Depok: Pemerintah menyiapkan 48 ribu calon pekerja konstruksi pada 2020. Pekerja tersebut merupakan lulusan program vokasi yakni SMK, politeknik, dan sarjana.
 
"Target penyiapan calon SDM konstruksi jurusan vokasional 2020 untuk seluruh wilayah Indonesia sebesar 48 ribu orang," kata Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Trisasongko Widianto di Depok, Selasa, 10 Maret 2020.
 
Trisasongko menjelaskan jumlah tersebut tentu masih jauh dari kebutuhan industri. Oleh karena itu, pihaknya telah menyusun program setahun ke depan untuk memenuhi target tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami sudah ada program setahun ke depan. Dan Balai Jasa Konstruksi kami juga ada tujuh, tersebar ke seluruh Indonesia," ungkapnya.
 
Trisasongko mengakui jumlah tersebut memang masih jauh dari kebutuhan industri. Ia mencatat saat ini ada 8,3 juta tenaga kerja konstruksi, dengan 9,3 persennya memiliki sertifikasi kompetensi.
 
Dengan demikian diperlukan percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.
 
Kementerian PUPR melalui Balai Jasa Konstruksi Wilayah III (DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten) menggelar dua batch uji kompetensi dan sertifikasi bagi mahasiswa teknik yang baru lulus di sejumlah perguruan tinggi dan politeknik.
 
Kegiatan uji kompetensi dan sertifikasi di PNJ merupakan yang kedua setelah digelar di STT PLN. Secara paralel, kegiatan serupa juga digelar di Itenas Bandung, STT Mandala Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Jenderal Ahmad Yani, UI, dan IPB.
 
Ada pun dalam batch selanjutnya, melibatkan 10 perguruan tinggi dan univestas yakni Universitas Trisaksi, Universitas Podomoro, Universitas Tarumanegara, UNJ, Universitas Gunadarma, Universitas Jayabaya, Universitas Pancasila, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, ITB, dan Institut Teknologi Indonesia.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif