Plus vs Minus Beli Rumah Lelangan
Rumah lelangan bank banyak yang berada di kawasan sudah berkembang. ilustrasi/Antara Foto/Adeng Bustomi
Jakarta: Membeli rumah dari hasil lelang bank juga perlu kesabaran dan ketelilitian yang tinggi. Faktor harga yang miring seringnya sedemikian menggoda sehingga kita pun abai terhadap potensi masalah.

Tapi membeli rumah melalui lelang bank adalah salah satu opsi menarik. Berikut ini keuntungan rumah sitaan yang dilelang oleh bank;


1. Harga lebih murah

Bank sengaja menjual lebih murah agar cepat terjual. Ini agar bank bisa menarik kembali kredit yang telah dikucurkan kepada nasabah. Uang hasil lelang itulah yang akan memperbaiki keuangan bank.

2. Berada di area yang telah jadi

Umumnya lelang rumah berada di suatu kawasan perumahan yang telah berkembang. Di kawasan itu sudah ada fasilitas publik yang sudah siap digunakan seperti rumah ibadah, jalan beraspal, perbelanjaan, sekolah, rumah sakit dan sebagainya. Berbeda dengan rumah baru yang umumnya masih minim fasilitas.

3. Fasilitas rumah masih bisa dipakai

Seperti garasi, kanopi dan pagar gerbang rumah. Teliti kembali, jika sudah tidak bisa digunakan tentu akan mengurangi nilai jual rumah tersebut sehingga dapat ditawar lebih rendah.

Baca juga:Beli rumah lelangan? Perhatian ini

Ingat bahwa yang dilelang sudah pasti bukan rumah baru. Maka ada kekurangan dari rumah lelangan yang perlu kita antisipasi. Berikut ini kekurangannya:

1. Lama tak terawat

Umumnya rumah lelang dijual dalam kondisi sudah lama kosong. Bahkan tidak sedikit yang terbengkalai sehingga tidak layak huni. Sangat merepotkan bila kita butuh cepat untuk ditinggali.

Maka wajib untuk memeriksa kondisi fisik rumah sebelum mengajukan penawaran. Sehingga dapat diperhitungkan biaya renovasinya, jangan sampai totalnya malah lebih tinggi dibanding beli rumah baru.

2. Penghuni masih menempati rumah

Ada kasus pemenang lelang tidak dapat menempati rumahnya yang dimenangkannya sebab penghuni lama masih tinggal di sana. Ini sangat mungkin terjadi ketika masih ada dispute antara pihak bank dengan penguhuni lama atau urusan administrasi yang belum tuntas.

Maka dari itulah pastikan benar bahwa kondisi rumah memang sudah tidak ditempat pemilik lama. Pastikan pula dokumen yang ditangan adalah resmi dan lengkap.

3. Lingkungan belum tentu baik

Pasti ada alasan penghuni lama memilih meninggalkan rumah dan tidak meneruskan cicilan kreditnya. Boleh jadi salah satunya rumah tersebut di kawasan banjir, bising dan udara tak segar, keamanan yang rawan atau sulit mendapatkan air bersih.

Maka ketika melalukan survey lokasi, sempat berbincang dengan warga sekitar. Kepada mereka bisa ditanyakan sejarah rumah tersebut. Perhatikan kondisi saluran selokan dan adalah sungai dalam jarak dekat yang rentan meluap.
 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id