Ratusan Hunian Sementara Berdiri di Sigi
Pekerja memasang travo untuk mengalirkan listrik ke hunian sementara bagi korban gempa di Petobo, Palu, Minggu (28/10/2018). Antara Foto/Basri Marzuki
Sigi: Sebanyak 550 unit hunian sementara sedang dirikan di Biromaru dan Tanbulava, Sigi. Hunian sementara bagi para korban gempa Sulawesi Tengah tersebut dibangun oleh Bank Mandiri dan Bank BNI yang dikoordinir Kementerian BUMN.

Sebanyak 327 unit hunian sementara saat ini sudah berdiri dan siap ditempati. Pembangunan sisanya akan tuntas pada awal November mendatang.


"Kita dorong cepat selesai dan segera bisa ditempati warga karena ini menjelang musim hujan," ungkap Menteri BUMN Rini Soemarno, Selasa (30/10/2018).

Di masing-masing hunian sementara dilengkapi fasilitas pendukung yang dapat warga gunakan bersama. Seperti kamar mandi, sumur bor, tempat mencuci pakaian, tandon air, aula dan sarana olahraga.

Fasilitas MCK juga dibangun di area Mesjid Agung Palu, alun-laun Parigi dan Rumah Dinas Bupati Donggala. Demikian juga di pengungsian di desa Vatuvela, Bantaya, Mahesa dan Kampal Parigi.

Selain dua bank tersebut, banyak BUMN lain yang membangun hunian sementara bagi korban gempa. Antara lain Bank BTN, PT Telkom, Wijaya Karya dan Waskita Karya di lokasi berbeda, termasuk untuk korban gempa Lombok yang terjadi sebelumnya.

Sesuai konsep dari Kementerian PUPR, fisik hunian sementara berupa barak yang dibagi dalam beberapa sekat. Satu sekat untuk satu KK. Pengungsi korban gempa akan tinggal di hunian sementara hingga selesainya tahan rekontruksi dan rehabilitas pasca-gempa sekitar dua tahun mendatang.



 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id