Lippo Karawaci kejar target prapenjualan Rp5,2 triliun. Foto: LPKR
Lippo Karawaci kejar target prapenjualan Rp5,2 triliun. Foto: LPKR

Kejar Target Prapenjualan Rp5,2 triliun, LPKR Atur Strategi

Rizkie Fauzian • 24 November 2022 20:55
Jakarta: Selama periode Januari-September 2022, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) telah membukukan prapenjualan sebesar Rp3,5 triliun atau setara dengan 68 persen dari target sepanjang tahun 2022.  Perolehan tersebut berasal dari beberapa proyek residensial.
 
Misalnya proyek klaster seri Cendana Homes di Lippo Village dan peluncuran klaster residensial di Lippo Cikarang yang berkontribusi sebesar 47 persen dari total prapenjualan periode Januari – September 2022.
 
Di samping itu, perolehan prapenjualan juga ditopang oleh penjualan proyek inventaris (proyek apartemen yang diluncurkan sebelum tahun 2019) sebesar Rp282 miliar dan penjualan kavling tanah industri di Lippo Cikarang sebesar Rp254 miliar.  

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Group CEO LPKR John Riady mengatakan LPKR memiliki penjualan kuat yang didukung oleh diversifikasi portofolio produk maupun jangkauan geografis yang luas. Selain proyek di Lippo Village, Lippo Cikarang, dan Jakarta, LPKR juga memiliki aset properti di Karawang, Manado, dan Makassar.
 
"Kinerja properti LPKR juga ditopang oleh sejumlah proyek yang dibangun sejak 2019 yang merupakan legacy project dan kini sudah 100 persen rampung. Hal tersebut turut mendorong pencapaian prapenjualan perseroan," jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 24 November 2022.
Baca juga: Pengembangan Apartemen Berkontribusi pada Target LPKR

Di samping itu, LPKR menguasai sekitar 1.000 hektar cadangan lahan yang terletak di Karawaci dan Cikarang yang mencerminkan potensi pengembangan senilai Rp155 triliun. Meskipun dihadapkan pada lingkungan ekonomi makro yang menantang,  namun pihaknya terus mengupayakan segmen real estat dapat mencapai target tahun ini.
 
"Kami akan meningkatkan angka prapenjualan dengan lebih banyak melakukan peluncuran produk di kuartal keempat 2022, termasuk dengan menawarkan produk baru yang dapat membuka peluang permintaan serta mengoptimalkan penggunaan cadangan lahan kami,” jelasnya.
 
Sementara itu, memasuki Kuartal IV-2022 sekaligus untuk mencapai target prapenjualan 2022 yang sebesar Rp4,8 triliun hingga Rp5,2 triliun, LPKR akan meluncurkan tambahan klaster hunian. Proyek low-rise yang baru dengan konsep unik dan modern, proyek apartemen baru di lokasi strategis, dan mendorong permintaan untuk unit high-rise siap huni.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id


 
(KIE)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif