Konstruksi Pasar Kaliwungu di Kabupaten Kendal. Foto: Kementerian PUPR
Konstruksi Pasar Kaliwungu di Kabupaten Kendal. Foto: Kementerian PUPR

Revitalisasi Pasar Rakyat Pertahankan Kearifan Lokal

Properti infrastruktur revitalisasi pasar Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 28 Juli 2020 21:56
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya tengah merevitalisasi empat buah pasar rakyat.
 
Keempat pasar tersebut yakni Pasar Kaliwungu di Kabupaten Kendal dan Pasar Klewer Timur di Surakarta Jawa Tengah, Pasar Pariaman di Kota Pariaman di Sumatra Barat, serta Pasar Sukawati di Kabupaten Gianyar, Bali.
 
Pekerjaan tersebut dimulai pada Desember 2019 dan ditargetkan selesai pada 2020. Kegiatan ini menindaklanjuti penugasan Presiden Joko Widodo yang disampaikan pada Sidang Kabinet Paripurna pada 18 Juli 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Konsep revitalisasi pasar disesuaikan dengan keselarasan lingkungan yang mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Selasa, 28 Juli 2020.
 
Pasar Kaliwungu, Kendal yang terbakar pada 2017 silam di Jawa Tengah saat ini telah selesai 100 persen dibangun kembali dengan desain dan kualitas yang lebih baik.
 
Pasar Kaliwungu dirancang dan dibangun kembali oleh Kementerian PUPR dengan mengikuti standard Bangunan Gedung Hijau (BGH). Revitalisasi Pasar Kaliwungu habiskan Rp32 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2019-2020.
 
Direktur Prasarana Strategis Kementerian PUPR Iwan Suprijanto telah berkoordinasi dengan Bupati Kendal, sehingga dalam waktu dekat sudah akan diserahkelolakan kepada Pemda. "Besar harapan kami, pasar ini bisa dimanfaatkan untuk peningkatan dan pemulihan situasi krisis ekonomi pada situasi pandemi covid-19," jelas Iwan.
 
Selanjutnya Revitalisasi Pasar Pariaman juga menggunakan konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH), sehingga memiliki fungsi selain sebagai tempat aktivitas transaksi antara pedagang dan konsumen, juga sebagai tsunami shelter.
 
Bangunan pasar ini terdiri empat lantai dengan konstruksi yang tahan gempa yang menelan biaya sebesar Rp85,8 miliar dari APBN 2019-2020 dengan progres saat ini telah mencapai 72,05 persen.
 
Sementara Pasar Klewer Timur Kota Surakarta dibangun kembali dengan konsep pasar ramah lingkungan. Bangunan pasar terdiri dari dua lantai di bawah tanah dan satu lantai di permukaan.
 
Adapun anggaran dari pembangunan tersebut sebesar Rp51 miliar dari APBN 2019-2020 dan progres fisiknya mencapai 71,29 persen.
 
Di Provinsi Bali, Kementerian PUPR juga tengah merevitalisasi Pasar Sukawati di Kabupaten Gianyar yang populer di kalangan para wisatawan mancanegara dan domestik.
 
Di Pasar Sukawati dijual hasil kerajinan karya seni masyarakat Bali dengan harga terjangkau sehingga menjadi salah satu destinasi belanja para wisatawan.
 
Anggaran untuk pembangunan pasar tersebut sebesar Rp74 miliar dari APBN 2019-2020 dan progresnya mencapai 44,38 persen.
 
Masih terdapat empat pasar lainnya yang saat ini juga ditangani Kementerian PUPR di sejumlah daerah, yaitu Pasar Legi Ponorogo, Pasar Renteng Lombok Tengah, Pasar Benteng Pancasila Mojokerto, dan Pasar Pon Trenggalek.
 

(KIE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif