Pasar properti di Jabodetabek diprediksi terus tumbuh. Foto: LPKR
Pasar properti di Jabodetabek diprediksi terus tumbuh. Foto: LPKR

LPKR Bidik Kalangan Menengah di Kawasan Tangerang

Rizkie Fauzian • 29 Juni 2022 15:20
Jakarta: Pasar properti di wilayah Jabodetabek diperkirakan akan terus bertumbuh seiring dengan arus urbanisasi yang sangat cepat, salah satunya adalah Kota Tangerang. 
 
Berdasarkan Data Rumah.com Indonesia Property Market Index Kuartal IV-2021, kenaikan harga properti tertinggi terjadi di Banten sebesar 3,07 persen, lebih tinggi dibandingkan Jawa Barat 2,3 persen, dan DKI Jakarta 1,8 persen. 
 
Di Provinsi Banten, Tangerang mencatat pertumbuhan harga rumah tahunan paling signifikan, yakni sebesar 17,04 persen, diiringi dengan kenaikan suplai tahunan sebesar 39,93 persen. Selain itu, Kota Tangerang juga menjadi sasaran tempat tinggal kalangan menengah.
 
Baca juga: Tahun Ini, Rumah Tapak Masih Jadi Primadona 

Untuk menangkap peluang pertumbuhan properti kelas menengah di Tangerang, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengembangkan rumah dengan harga terjangkau mulai dari Rp700 jutaan di Lippo Village bertajuk Cendana Homes Series. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


CEO LPKR John Riady mengatakan bahwa dalam setiap acara pemilihan unit klaster Cendana Homes Series, seluruh unit yang ditawarkan habis hanya dalam waktu singkat. Hal ini juga karena desainnya dapat diterima oleh para konsumen.
 
"Hal ini tak lepas dari sejumlah strategi seperti consumer research untuk menyediakan properti yang sesuai selera dan kebutuhan konsumen," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu, 29 Juni 2022.
 
Baca juga: LPKR Diprediksi Raih Pendapatan Rp15,96 Triliun

LPKR juga mengembangkan klaster Cendana Homes Series, seperti Cendana Parc, Cendana Peak, Cendana Spring, Cendana Hills, Cendana View, Cendana Place, dan Cendana Icon. Klaster modern dan eco-friendly tersebut juga dikelilingi oleh fasilitas lengkap. 
 
"Penjualan klaster Cendana Homes yang menjadi kontributor utama dalam target pra penjualan sebesar Rp5,2 triliun tahun ini," ungkapnya.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif