Pameran furnitur membidik generasi milenial. Foto: MI
Pameran furnitur membidik generasi milenial. Foto: MI

Industri Furnitur Bidik Generasi Milenial

Properti pameran furniture furnitur industri generasi milenial furniture
Rizkie Fauzian • 05 Februari 2020 19:12
Jakarta: Selain menyasar pasar internasional, pertumbuhan industri furnitur dan kerajinan nasional harus didukung oleh daya serap yang baik di kalangan domestik.
 
Nilai penjualan yang baik di dalam negeri ikut mencerminkan pertumbuhan positif industri furnitur. Laporan "Nielsen Changing Consumer Prosperity" menyatakan bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan sentimen keuangan positif.
 
Laporan tersebut juga menyatakan tingkat belanja konsumen di Indonesia mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir. Hal ini tentu menjadi berita positif bagi pemain industri, termasuk industri furnitur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk itu, Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2020 kembali digelar pada 12-15 Maret 2020 di Jakarta International Expo, Kemayoran.
 
Tahun ini IFEX mengangkat tema "Redefine-Inspire- Innovation" dan akan diikuti oleh sekitar 500 perusahaan dari dalam dan luar negeri. IFEX 2020 juga akan diramaikan dengan seminar bisnis dan talkshow.
 
Tahun ini, pelaku industri furnitur akan membidik generasi milenial.Generasi ini lahir dan berkembang saat teknologi memasuki era perkembangan yang pesat. Berbagai kemudahan yang dihasilkan oleh teknologi menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan mereka.
 
Hal ini ikut memengaruhi pola pikir dan pola hidup generasi milenial yang mementingkan keseimbangan antara gaya hidup dan pekerjaan. Selera generasi milenial untuk furnitur pun tidak jauh berbeda.
 
Mereka lebih memilih furnitur dengan visual menarik, efisien, modern, multifungsi, ramah lingkungan, dan banyak dipengaruhi oleh tren yang ada di sosial media.
 
Untuk bisa menangkap pasar domestik, khususnya generasi milenial, para pemain industri dituntut untuk menghasilkan produk furnitur yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar.
 
Selain itu, para produsen juga harus mengubah strategi marketing dan promosi mengingat karakteristik pasar domestik milenial yang sangat berbeda dengan pasar ekspor yang sudah berjalan.
 
"Generasi milenial memiliki potensi cukup besar untuk menjadi pasar prospektif bagi industri furnitur. Sejalan dengan karakteristik mereka yang modern dan efisien, para pelaku industri furnitur harus bisa menangkap keinginan dan kebutuhan generasi milenial ini," ujar Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Soenoto.
 
Inovasi menjadi keharusan bagi produk-produk yang ingin menyasar target milenial. Inovasi ini tidak hanya terkait desain tetapi juga juga teknologi, pemasaran, promosi, dan lain-lain.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif