Pembangunan restoran Zero Waste Bistro terinspirasi beberapa negara di wilayah Nordik yang menerapkan konsep serupa.
Zero Waste Bistro dibangun atas keinginan Institut Kebudayaan Finlandia di New York. Tak hanya fasadnya, restoran tersebut memakai furnitur dan peralatan makan dari bahan daur ulang.
"Finlandia terkenal dengan desain furnitur yang klasik, tapi juga tentang inovasi material. Kemasan makanan berkelanjutan menjadi solusi," kata desainer Linda Bergroth dikutip Dezeen.

(Foto: Nicholas Calcott)
Untuk membangun restoran, Bergroth membuat panel yang terdiri atas kemasan tetra pak daur ulang, yaitu kemasan yang biasa digunakan untuk karton susu. Panel dibuat oleh ReWall di Iowa.
Secara umum, struktur restoran berbentuk ruangan panjang dan sempit. Terdapat satu meja melengkung besar yang terbentang di tengah ruangan.

(Foto: Nicholas Calcott)
"Ruang terowongan ini menciptakan pengalaman bersantap intim yang menyenangkan, dan akustik yang bagus," katanya.
Dia juga menciptakan satu set nampan bintik-bintik menggunakan Durat, yakni bahan yang terbuat dari plastik daur ulang.
Konsep restoran seperti ini banyak dibangun di beberapa negara Nordik, yakni Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia, dan Swedia. Misalnya, Restaurant Nolla di Helsinki. Restoran ini disebut restoran tanpa limbah pertama di wilayah Nordik.
Restoran tersebut bahkan menggunakan sisa makanan yang dibuang, dan tidak menerima pesanan yang dibawa pulang. Saat membangun restoran, pemiliknya bekerja sama dengan perancang, insinyur, dan arsitek untuk pengelolaan limbah dan efisiensi air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News