Rumah khusus nelayan yang dibangun di Gorontalo. dok. Kementerian PUPR
Rumah khusus nelayan yang dibangun di Gorontalo. dok. Kementerian PUPR

Pemerintah Bangun Rumah Khusus Nelayan di Pariaman

Properti nelayan perumahan sejuta rumah Berita Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 12 Desember 2019 09:08
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyalurkan bantuan 50 rumah khusus (rusus) untuk para nelayan dan melakukan bedah rumah tidak layak huni sebanyak 1.000 unit rumah di Kota Pariaman, Sumatera Barat.
 
"Ini merupakan dukungan untuk Hari Nusantara 2019 di Pariaman,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Kementerian PUPR, Jakarta.
 
Khalawi menjelaskan rusus nelayan yang dibangun Kementerian PUPR diperuntukkan bagi nelayan yang rumahnya tidak layak huni ataupun rusak akibat terkena abrasi air laut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika rumahnya memang benar-benar rusak parah, maka Kementerian PUPR berharap pemerintah daerah untuk menyediakan lahan pengganti untuk relokasi rumah nelayan tersebut," jelasnya.
 
Sedangkan bedah rumah disalurkan Kementerian PUPR untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat yang sebelumnya tidak layak huni menjadi lebih layak huni.
 
Jumlah dana bantuan yang disalurkan melalui Program BSPS ada dua jenis yakni peningkatan kualitas rumah sebesar Rp17,5 juta dan pembangunan rumah baru senilai Rp35 juta.
 
"Bantuan bidang perumahan tersebut akan diberikan secara simbolis kepada para nelayan dan masyarakat penerima bedah rumah di acara puncak Hari Nusantara di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman pada 14 Desember 2019," ungkap Khalawi.
 
Khalawi menerangkan rusus nelayan dibangun serta penyaluran Program BSPS kepada masyarakat di laksanakan Kementerian PUPR secara tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Rusus nelayan dibangun dengan dua tipe yakni rumah susun dan rumah tapak dengan ukuran 36 meter persegi.
 
Berdasarkan data yang ada, rumah khusus nelayan dengan tipe rumah tapak dibangun Kementerian PUPR di 34 provinsi di Indonesia. Hingga saat ini pembangunan rumah khusus nelayan untuk tipe rumah tapak sejak 2015 hingga 2019 telah terbangun sebanyak 9.833 unit dengan nilai anggaran sebesar Rp1,36 triliun.
 
Sedangkan untuk pembangunan rumah nelayan dengan tipe rumah susun telah dibangun di enam provinsi sejak 2015 hingga 2018 yakni di Aceh, Banten, Jawa Timur, Sumatra Barat, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kalimantan Timur.
 
Jumlah rumah susun nelayan hingga saat ini telah terbangun sebanyak enam tower sebanyak 316 unit hunian dengan nilai anggaran mencapai Rp114,4 miliar.
 
"Jadi pemerintah daerah dapat mengajukan lokasi pembangunan rumah khusus nelayan ini dalam bentuk rumah tapak maupun rumah susun. Rumah nelayan yang kami bangun berukuran 36 meter persegi dan bisa di sewa oleh nelayan karena pengelolanya adalah pemerintah daerah," ungkapnya.
 
Sedangkan 1.000 unit rumah di Kota Pariaman yang dibedah oleh Kementerian PUPR dilaksanakan di empat kecamatan yakni Pariaman Utara (400 unit), Pariaman Timur (190 unit), Pariaman Selatan (140 unit), dan Pariaman Tengah (270 unit).
 
Program BSPS merupakan pola pembangunan yang dilaksanakan Kementerian PUPR untuk mendorong keswadayaan dan sikap gotong royong masyarakat dalam membangun rumah yang layak huni.
 
Jumlah bantuan peningkatan kualitas rumah swadaya yang disalurkan Kementerian PUPR untuk 1.000 unit rumah di Kota Pariaman sebesar Rp17,5 juta per unit rumah. Dari dana tersebut Rp15 juta disalurkan dalam bentuk bahan material bangunan dan sisanya Rp2,5 juta untuk upah tukang.
 
"Bantuan senilai Rp17,5 juta tentunya masih kurang kalau untuk membangun rumah. Ternyata di lapangan jika masyarakat dibantu Rp17,5 juta untuk membangun rumahnya akan muncul keswadayaan masyarakat. Saya sempat meninjau hasil BSPS di Pariaman dan nilai keswadayaanya bisa mencapai Rp27 juta. Artinya masyarakat jika diberikaan stimulan mereka akan lebih bersemangat dalam membangun rumah meski belum sempurna," jelasnya.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif