Peresmian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Kecamatan Bakongan Timur. Foto: Pertamina
Peresmian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Kecamatan Bakongan Timur. Foto: Pertamina

Dukung Ekonomi Pesisir, SPBUN Baru di Aceh Selatan Siap Pangkas Biaya Operasional Nelayan

Annisa ayu artanti • 29 April 2026 17:54
Ringkasnya gini..
  • Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah meresmikan SPBUN di Aceh Selatan guna permudah akses BBM subsidi bagi nelayan di wilayah pesisir.
  • Fasilitas SPBUN ini merupakan bagian dari program Kampung Nelayan Merah Putih untuk meningkatkan kesejahteraan dan efisiensi melaut.
  • Kehadiran SPBUN di Bakongan Timur membantu nelayan menghemat biaya operasional dan memastikan distribusi energi tepat sasaran.
Aceh Selatan: Angin segar kini berembus bagi para nelayan di ujung barat Indonesia. Urusan mencari solar untuk melaut kini tak lagi menjadi beban berat bagi warga pesisir Aceh Selatan. 
 
Pasalnya, Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah baru saja meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Kecamatan Bakongan Timur pada Selasa, 28 April 2026. 
 
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam mendorong pemerataan energi sekaligus mendongkrak ekonomi masyarakat pesisir di Serambi Mekkah.

Kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan pesisir

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, pembangunan SPBUN menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan di berbagai daerah.

“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan SPBUN Nelayan. Ini merupakan terobosan yang kami lakukan bersama Kementerian Koperasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), dan juga Pertamina Patra Niaga. Tujuannya adalah untuk memberikan fasilitas solar yang nantinya akan digunakan untuk melaut,” ungkapnya di SPBUN Kecamatan Bakongan Timur Aceh Selatan dikutip dari siaran pers, Rabu, 29 April 2026.
 
Ferry menegaskan, untuk menjawab kebutuhan nelayan, pemerintah berkomitmen menambah jumlah SPBUN di sepanjang garis pantai Indonesia.
 
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan mengungkapkan, pembangunan SPBUN ini merupakan hasil sinergi lintas kementerian dan BUMN. 
 
Menurutnya, fasilitas itu menjadi bagian dari program prioritas Presiden RI melalui Kampung Nelayan Merah Putih.
 
Baca juga: Menteri Maman Pede UMKM Kebal dengan Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi

“Hari ini kami melaksanakan kegiatan program prioritas Bapak Presiden, yaitu membangun Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang mana di dalamnya terdapat SPBUN yang dikelola oleh koperasi milik Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI). Hal ini berkaitan dengan sinergi antara program KNMP dan program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kami melakukan kolaborasi agar tata kelolanya berjalan dengan baik di lapangan,” jelas Didit.

Distribusi energi hingga ujung barat Indonesia

Di tempat yang sama, Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho menegaskan, BPH Migas terus mengawal distribusi energi hingga wilayah terluar Indonesia, termasuk ujung barat Tanah Air di Aceh Selatan.
 
Sementara itu, Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menyampaikan penyediaan energi merupakan faktor penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, termasuk sektor kelautan dan perikanan.
 
Kehadiran SPBU nelayan berbasis koperasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses BBM subsidi bagi nelayan secara lebih dekat dan tepat sasaran, sehingga mendukung aktivitas melaut yang lebih efisien serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
 
“Selain SPBU yang kesembilan yang dikelola oleh Koperasi KNTI, dan ini menjadi salah satu mitra kami juga, di Aceh Selatan sendiri sudah ada 6 SPBU nelayan, 19 di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, dan hampir sekitar 416 SPBU nelayan di seluruh Indonesia,” sebut Eko Ricky.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan