Di Sini Loket Pendaftar Rusun DP Nol Rupiah

Rizkie Fauzian 18 November 2018 05:04 WIB
kprhunian dp 0%
Di Sini Loket Pendaftar Rusun DP Nol Rupiah
Warga mengamati maket tower rumah susun Klapa Village di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Proyek ini selanjutnya dinamakan Rusun Samawa oleh Gubernur Anies Baswedan. MI/M Irfan
Jakarta: Masa pendaftaran bagi peminat rumah susun DP Rp 0 akan berakhir 20 Nopember 2018. Bagi warga DKI Jakarta yang berminat namun belum sempat mendaftarkan diri, jangan sampai terlewati deadlinenya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka tujuh loket pendaftaran yang buka mulai pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB. Berikut ini lokasi loketnya:
  1. Gedung PTSP Walikota Jakarta Pusat. Loket ada di sisi kiri dari pintu masuk.
  2. Kantor Walikota Jakarta Barat. Loket berada di lantai dasar blok B di lobi utama sebelah kanan pintu masuk kantor walikota.
  3. Kantor Walikota Jakarta Selatan. Loket ada di lantai dasar lobi blok A kantor walikota.
  4. Gedung PTSP Walikota Jakarta Utara.
  5. Kantor Walikota Jakarta Timur. Loket berada di lantai dasar lobi blok A di samping Bank DKI.
  6. Gedung PTSP Kantor Bupati Pulau Seribu di Pulau Pramuka.
  7. Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta
 

Ingat program ini hanya untuk warga DKI Jakarta dan belum punya rumah. Selain itu punya penghasilan bulanan tidak kurang dari Rp 4 juta dan tidak lebih dari Rp 7 juta per bulan.


Berikut ini syarat-syarat yang harus dilengkapi saat akan mengajukan ke loket pendaftaran program DP nol rupiah:
  1.     KTP asli dan fotokopi (pemohon dan pasangan)
  2.     NPWP asli dan fotokopi
  3.     Formulir permohonan yang bisa didapat di loket
  4.     Materai Rp 6 ribu
Tidak hanya pekerja kantoran, pekerja sektor informal yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas kredit dari bank juga bisa mendapatkannya. Bagi kelompok kelompok berpenghasilan tidak tetap melampirkan keterangan penghasilan yang ditandatangani lurah.


Setelah mendaftar, pemohon akan melewati tahap seleksi yakni verifikasi pemerintah daerah (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta) dan verifikasi bank pelaksana (Bank DKI). Bila lolos penilaian, konsumen bisa mencicil sebesar maksimal Rp 2,6 juta per bulan, selama jangka waktu 20 tahun (asumsi bunga bank 5 persen untuk FLPP).

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id