Kegiatan pembangunan rusun DP 0 Rupiah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Rusun yang terdiri dari 780 unit ini akan selesai pembangunannya Juli mendatang. MI/Pius Erlangga
Kegiatan pembangunan rusun DP 0 Rupiah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Rusun yang terdiri dari 780 unit ini akan selesai pembangunannya Juli mendatang. MI/Pius Erlangga

Rp 709 M untuk 7 Rusun Baru di Jakarta

Properti rusun hunian dp 0%
Selamat Saragih • 21 Januari 2019 05:06
Jakarta: Tahun ini Pemprov DKI Jakarta menargetkan memulai pembangunan tujuh rumah susun baru. Semuanya adalah rusunawa murah untuk kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
 
"Alokasi anggarannya R0 709,94 miliar sudah masuk APBD DKI Jakarta 2019," ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Bswedan, di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (18/1/2019).
 
Pembangunannya menggunakan skema multiyears. Tujuh rusunawa baru itu adalah;
- PIK Pulogadung I (Rp 119,99 miliar)
- PIK Pulogadung II (Rp 174,99 miliar)
- BKT Ujung Menteng (Rp 79,99 miliar)
- Cakung Barat ( Rp119,99 miliar untuk tiga tower)
- Rusun Padat Karya (Rp 59,99 miliar)
- Pulojahe (Rp 119,99 miliar)
- Kelapa Gading Timur (Rp 32 miliar)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Juga ada proyek revitalisasi tiga rusun dengan total anggaran Rp 189,97 miliar. Tiga rusun tersebut Karang Anyar, Jakarta Pusat (Rp 79,99 miliar), Cipinang Besar Utara (Rp14,99 miliar) dan Penjaringan Tower A, B, E dan F (Rp 94,99 miliar).
 
“Sepuluh rusun tersebut nantinya berkapasitas 6.043 unit. Rusun ini diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” papar Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) DKI Jakarta, Kelik Indriyanto.
 
Saat ini Dinas PRKP DKI mengelola 34 rusun. Jumlahnya akan terus ditambah dan untuk pengadaan lahannya di berbagai tempat di Jakarta telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 300,73 miliar.
 
"Pengadaan lahan ini untuk dijadikan bank tanah. Sehingga saat dibutuhkan pembangunan rusun, lahannya sudah tersedia," jelas Kelik.
 
Program pemenuhan kebutuhan rumah warga Jakarta ada di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2022. Pemprov DKI menargetkan memenuhi 250 ribu unit yang proyeknya dikerjakan BUMD dan swasta.
 
Khusus bagi kelompok masyarakat berpenghasilan kurang dari Rp 4 juta, akan dibangun 14.564 unit rusunawa hingga tahun 2022. Separuh di antaranya sudah dipenuhi dengan selesainya rusunawa Nagrak, Rorotan, KS Tubun, Semper, Rawa Buaya, Pengadegan, BLK (Pasar Rebo), Rawa Bebek dan Penjaringan.
 
Rusunawa tersebut dibangun sejak masa Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Maka sekitar tujuh ribu unit lagi yang diperlu dibangun
 
Sementara untuk rumah DP nol rupiah, disiapkan sebanyak 9.772 unit rusunami yang akan dibangun BUMD hingga 2022. Saat ini, baru proyek di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yang terdiri dari 780 unit dan akan selesai pembangunannya Juli mendatang.
 


 

(LHE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif