Secara umum, biaya renovasi rumah 2 lantai dihitung berdasarkan luas area dan tingkat pekerjaan yang dibutuhkan. Berikut gambaran rinci berdasarkan data pasar dan prakiraan biaya terkini di Indonesia.
Kisaran biaya per meter persegi

Biaya renovasi rumah 2 lantai. Foto: Freepik
Renovasi rumah biasanya dihitung dengan sistem borongan per meter persegi, terutama jika mencakup material dan tenaga kerja. Harga borongan renovasi rumah 2 lantai di Indonesia saat ini dapat berkisar dari:
Renovasi ringan hingga sedang: sekitar Rp2,5 juta hingga Rp4 juta per meter persegi
Renovasi berat (termasuk struktur baru atau perluasan ruang): sekitar Rp4 juta hingga Rp5 juta per meter persegi
Jika menggunakan material premium, kisaran bisa lebih tinggi lagi.
Besaran biaya ini tergantung dari jenis pekerjaan yang dilakukan, apakah hanya memperbarui interior, mengganti lantai dan cat, atau melakukan pekerjaan struktural seperti penambahan ruangan atau penambahan lantai.
Baca Juga :
5 Jasa Renovasi Rumah yang Patut Dipertimbangkan
Estimasi total biaya renovasi
Untuk memberi gambaran lebih nyata, berikut beberapa contoh estimasi biaya renovasi rumah 2 lantai di berbagai skenario:1. Renovasi total rumah 2 lantai luas 200 meter persegi
Berdasarkan contoh perhitungan renovasi rumah dua lantai di Jawa Barat, total biaya bisa mencapai sekitar Rp270 jutaan, dengan asumsi pekerjaan mencakup material, upah tukang, perbaikan interior, dan instalasi listrik–plumbing.2. Renovasi ringan–sedang rumah tipe 60
Untuk rumah tipe 60 (sekitar 72 meter persegi total lantai), biaya renovasi bisa:Renovasi ringan: sekitar Rp120 juta – Rp180 juta
Renovasi sedang: sekitar Rp180 juta – Rp300 juta
Renovasi besar: sekitar Rp300 juta – Rp600 juta
3. Renovasi ringan per ruangan
Biaya renovasi per bagian rumah juga bervariasi:- Cat ulang & perbaikan plafon: Rp10 juta – Rp20 juta
- Penggantian keramik lantai: Rp15 juta – Rp25 juta
- Perbaikan atap/genteng: Rp20 juta – Rp50 juta
Komponen biaya yang perlu diperhitungkan
Beberapa komponen utama yang biasanya masuk dalam anggaran renovasi rumah 2 lantai meliputi:- Material konstruksi: semen, bata, keramik, cat, rangka baja ringan
- Upah tenaga kerja: tergantung daerah dan sistem tukang harian atau kontraktor
- Pekerjaan struktural: terutama jika menambah ruang atau memperkuat pondasi
- Instalasi listrik & plumbing: untuk kenyamanan dan keamanan rumah
- Biaya tak terduga: idealnya disiapkan tambahan 10–20 persen dari total anggaran renovasi
Tips mengatur anggaran renovasi
- Hitung dengan jelas skala pekerjaannya, apakah hanya perbaikan estetika atau termasuk struktur.
- Bandingkan penawaran borongan dan tukang harian untuk mendapatkan harga terbaik.
- Sediakan dana cadangan sekitar 10–20 persen untuk mengantisipasi kebutuhan tak terduga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News