Penyaluran dana subsidi FLPP capai Rp8,04 triliun. Foto: Kementerian PUPR
Penyaluran dana subsidi FLPP capai Rp8,04 triliun. Foto: Kementerian PUPR

Penyaluran KPR FLPP Capai Rp8,04 Triliun

Rizkie Fauzian • 05 Juni 2021 15:52
Jakarta: Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) telah menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp8,04 triliun untuk 73.931 unit rumah.
 
Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin mengatakan, penyaluran dana FLPP per 2010 hingga 2021 telah mencapai 838.786 unit senilai Rp63,642 triliun. 
 
"Penyaluran dana FLPP ini telah mencapai 46,94 persen dari target yang ditetapkan oleh pemerintah sebanyak 157.500 unit," ujarnya dikutip dari laman resmi PPDPP, Sabtu, 5 Juni 2021.

Penyaluran dana FLPP ini didistribusikan oleh 40 bank pelaksana yang terdiri dari sembilan  bank nasional dan 31 bank pembangunan daerah (BPD). 
 
BTN menyalurkan dana FLPP sebanyak 40.169 unit, BTN Syariah telah menyalurkan sebanyak 9.856 unit,BNI menyalurkan dana FLPP sebanyak 7.822 unit, BRI sebanyak 3.607 unit.
 
Selanjutnya, BJB sebanyak 2.478, BSI sebanyak 2.006 unit, Mandiri sebanyak 699 unit, Bank Kalbar sebanyak 657 unit, Bank Sulselbar sebanyak 620 unit, Bank Sumselbabel sebanyak 555 unit, dan sisanya disalurkan oleh 30 bank pelaksana lainnya.
 
"Kami optimistis target penyaluran dapat kami selesaikan pada Oktober mendatang," ujar Arief.
 
Dilanjutkannya, saat ini bank pelaksana sudah menyesuaikan time schedule penyaluran sehingga Oktober mendatang semua target yang disepakati dapat diselesaikan.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA