Minat <i>Anak Milenial</i> Ajukan KPR Masih Rendah
Suasana sebuah komplek perumahan murah yang baru dibuka di Citayam, Kab. Bogor. Proyek rumah murah dapat dimanfaatkan pekerja pemula untuk 'mengamankan' hasil kerjanya. Antara Foto/Kahfie Kamaru
Jakarta:Para pekerja muda banyak menjadi incaran para pengembang rumah maupun perbankan. Mereka termotivasi memiliki hunian, perkerja-pekerja-pekerja produktif ini juga dianggap menjadi pasar yang potensial.

Melihat kecenderungan tersebut, Bank Mandiri bakal memacu target atau porsi KPR Milenial tahun depan. Namun hingga saat ini porsi KPR milenial baru 12,5 persen dari total portofolio KPR Mandiri yang Rp 42 triliun.


"Saat ini nasabah KPR Milenial masih kecil," ungkap Executive Vice President Consumer Loans Bank Mandiri Ignatius Susatyo Wijoyo di Plaza Mandiri, Kamis (15/11/2018).

Menurutnya, jumlah nasabah milenial saat ini yang terdata sebanyak 800 ribu orang. Sementara yang sudah memanfaatkan failitas KPR baru sekitar 200 ribu orang.

"Dengan adanya pameran properti kita juga membantu para generasi milenial yang belum memiliki hunian. Khusus untuk milenial dengan payroll melalui Bank Mandiri akan dikenakan uang muka 0 rupiah," jelasnya.

Sampai Oktober 2018, Bank Mandiri mampu menyalurkan kredit ke sektor property hingga Rp 42 triliun. Naik 7,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hingga akhir 2018, Mandiri berharap dapat menyalurkan kredit ke sektor properti dengan pertumbuhan sebesar dua digit dibandingkan tahun sebelumnya.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id