Anyaman Indonesia untuk Maldives & Disneyland
Elemen anyaman untuk mengisi salah satu wahana taman hiburan Disneyland di Florida.
Jakarta: Bahan material sintesis lebih awet dan tahan api dibandingkan produk alami. Itulah alasan mengapa resort paling mewah sekalipun memilih produk berbahan sintesis untuk atap, hingga interior yang bertema alam.

Contohnya adalah lantai 'kayu', dinding anyaman 'bambu', furniture 'rotan' hingga atap 'rumbia' bahkan alas makan 'pandan'. Semua produk berlabel Viro itu dari bahan sintesis yang dapat didaur ulang menjadi produk baru.


"Ada proyek 10-15 resort di Maldives yang kita kerjakan. Proyek terbaru luasnya 15 ribu meter persegi." kata Johan Youngkata, executive vice president PT Polymindo Permata produsen Viro dalam IndoBuidtech di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Proyek di pulau wisata itu mencakup pasokan perabot dan ornamen bangunan bertema alam. Produk yang digunakan berupa atap alang-alang dan juga dekorasi di dalamnya dengan tambahan ornamen anyaman.

Selain menyasar resort, Viro juga memasok produk berupa elemen anyaman untuk mengisi salah satu wahana taman hiburan Disneyland di Florida. Produk tersebut dikerjakan sepenuhnya oleh pengerajin-pengerajin Indonesia yang berjumlah kurang lebih 100 orang.

"Kita sudah masuk ke online shop dan ritel," sambung Johan.

 



(LHE)