Lapangan dengan Amphiteater & Cat Walk
Lapangan banteng kini punya kolam air mancur dengan tempat duduk model amphitheater. Antara Foto/Andika Wahyu
Jakarta:Jakarta sangat kekurangan ruang terbuka hijau. Karena harga lahan yang sudah terlalu tinggi untuk membuka ruang baru, maka pilihannya adalah mengoptimalkan ruang terbuka yang sudah ada  

Pekerjaan itulah yang sedang berlangsung di Lapangan Banteng. Tempat bersejarah yang dikelilingi kantor Kementerian Agama, Kementerian Keuangan dan Hotel Indonesia ini punya wajah baru yang sama sekali berbeda dibanding sebelumnya.


"Jakarta butuh ruang publik dan di situ ada Monumen Irian Barat. Kita menghadirkan amphiteater untuk membuat ruang publik dengan orientasinya langsung ke monumen itu," ujar Yori Antar, arsitek dari HAP Architects, kepada Medcom.id.



Yori Antar adalah anggota tim arsitek proyek revitalisasi Lapangan Banteng. Selain menonjolkan kembali Monumen Pembebasan Irian Barat dalam ruang terbuka, tim juga merancang Lapangan Banteng agar memiliki fungsi sebagai hutan kota dan tempat warga berolahraga.

Tiga fungsi tersebut dianggap perlu sebagai re-branding terhadap kawasan seluas 12 hektare yang sempat identik dengan tempat prostitusi pria. Hasilnya adalah pembuatan kolam air mancur dan amphiteater yang menempatkan monumen sebagai pusat perhatiannya.

Sengaja dibuat amphiteater agar kawasan tersebut sekaligus bisa menjadi tempat pertunjungan seni. Panggung berupa catwalk adalah zona sekitar kaki monumen hingga bibir kolam air mancur.

"Bisa untuk pertunjukkan seni, baca puisi hingga peragaan busana. Di sana juga ada atraksi air mancur dan dilengkapi dengan toilet," papar Yori.


Lintasan lari mengitari amphiteater dan di sela-sela hutan kota. Di sisi seberangnya terdapat lapangan sepak bola lengkap tribun penonton. Dalam rapat TSP disebutkan bahwa lapangan hijau yang dibuat akan menggunakan rumput alami bukan sintetis.

"Kita buat tempat-tempat duduk, pohon-pohon yang ada kita fungsikan sebagai hutan kota. Tiga fungsi ini jadi kesatuan, kita harapkan publik akan antusias dan nantinya bisa lebih rame dari Monas," jelas Yori.



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id