Apartemen mulai  gusur <i>kost-kostan</i>
Maket salah satu proyek apartemen murah milik PT APP yang mengincar mahasiswa sebagai penghuninya.
Jakarta: Semakin banyak apartemen murah berdiri tak jauh kampus-kampus perguruan tinggi. Melihat lokasinya maka jelas target penghuninya bukan lagi keluarga muda atau pekerja, melainkan mahasiswa yang sebelumnya tinggal di kost-kostan.

"Market share apartemen dekat kampus ini masih kecil, tapi menjanjikan sebab tinggi permintaannya," ungkap pengamat properti David Cornelia kepada Medcom.id.


Tiga tahun terakhir terjadi pergeseran tempat tinggal mahasiswa asal luas daerah. Bila sebelumnya di rumah-rumah kost milik warga sekitar kampus, kini lebih banyak yang memilih tinggal di apartemen terutama unit studio.

"Terutama mahasiswa dari keluarga menengah ke atas," sambungnya.


Salah satu pengembang yang intensif masuk ke pasar apartemen mahasiswa adalah PT Adhi Persada Properti. Proyek apartemen mahasiwa yang perusahaan pengembang BUMN ini bangun tersebar di Depok, Jatinangor, Surabaya, Malang dan tentu saja Yogyakarta.

Cukup banyak sehingga kontribusinya terhadap kinerja perseroan juga tinggi. Tahun lalu diklaim prosentasenya mencapai 40 persen.

"Dari beberapa proyek apartemen mahasiswa yang kami kembangkan, kenaikan harganya mencapai 8 persen - 15 persen per tahun. Ini bisa menjadi pertimbangan bagi orang tua mahasiswa untuk membeli unitnya, karena 'uang kost' jadi investasi setelah anaknya lulus kuliah nanti," ungkap VP of Sales APP, Happy Murdianto.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id