Rusunawa untuk santri di Padang
Bangunan rusunawa di kompleks Pesantren Modern Terpadu Prof. Hamka, Padang.
Jakarta:Satu lagi rusunawa khusus santri dibangun. Rusunawa baru khusus santri kali ini pemerintah bangun di kompleks Pesantren Modern Terpadu Prof. Hamka di Padang, Sumatera Barat.

Rusunawa yang Presiden Joko Widodo resmikan penggunannya pada 21 Mei 2018, selesai dibangun Kementerian PUPR pada Februari lalu. Biaya pembangunannya dan pengadaan furniture sebesar hampir Rp 9 miliar, menggunakan dana tahun anggaran 2017.


Gedungnya terdiri dari tiga lantai berisi 12 kamar tipe barak dengan daya tampung 216 orang santri. Sama seperti asrama pondok pesantren pada umumnya di setiap kamar barak disediakan ranjang susun, lemari pakaian dan meja belajar.

"Pak Presiden memerintahkan agar tahun ini dibangunkan lagi satu rusunawa khusus bagi santriwati," ujar Direktur Rumah Susun Kementerian PUPR Kuswardono, Kamis (24/5/2018).



Sepanjang 2015-2017, ada 14 rusun dibangun Kementerian PUPR di Sumatera Barat. Tahun ini ditargetkan dapat dibangun 15 rusun di 14 kabupaten/kota dengan anggaran total sekitar Rp 120 miliar.

Rusun yang akan dibangun di antaranya yakni rusun di Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Universitas Muhammadiyah Sumbar, Akademi Teknik Gigi Padang, Kejaksaan Tinggi Sumbar, YP2TI Padang, ISI Padang Panjang, Akademi Komunitas Negeri Tanah Datar, Universitas Dharma Indonesia, Ponpes Tarbiyah Islamiyah, Rusun MBR Kota Sijunjung, MBR Kabupaten Pesisir Selatan dan MBR Kota Solok.

“Rusun-rusun tersebut ditargetkan selesai bulan November 2018,” sambung Kuswardono.



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id