Penerima manfaat dana FLPP tembus 1 juta debitur selama 12 tahun. Foto: Kementerian PUPR
Penerima manfaat dana FLPP tembus 1 juta debitur selama 12 tahun. Foto: Kementerian PUPR

Dalam 12 Tahun, Penyaluran Subsidi FLPP Tembus Rp81,51 Triliun

Properti Rumah Subsidi FLPP Perumahan bersubsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) BP Tapera
Rizkie Fauzian • 27 April 2022 16:00
Jakarta: Penerima manfaat dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tembus 1 juta debitur periode 2010 hingga 2022. Tercatat, total realisasi dana FLPP dari 2010 hingga 20 April 2022 telah mencapai 1.000.609 debitur dengan nilai Rp81,51 triliun. 
 
Dalam kurun waktu 12 tahun penyaluran dana FLPP, provinsi Jawa Barat mendominasi penyaluran dana FLPP sebesar 30,12 persen dari total penyaluran atau sebanyak 315.966 unit. 
 
Penyaluran terbesar selanjutnya adalah provinsi Banten sebanyak 82.526 unit, disusul provinsi Jawa Timur sebanyak 63.269 unit, provinsi Sumatera Utara sebanyak 53.273 unit dan Kalimantan Selatan sebanyak 51.017 unit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, penerima manfaat dana FLPP dalam kurun waktu yang sama dari 2010 hingga 20 April 2022 dengan latar pekerjaan swasta sebanyak 737.292 unit, PNS sebanyak 109.419 unit, wiraswasta 81.150 unit dan lainnya 35.377 unit.
 
Komisioner BP Tapera Adi Setianto menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada stakeholders perumahan yang mendukung pelaksanaan program FLPP. 
 
"Saya berharap, dana yang disalurkan ini tepat sasaran dan berdaya guna bagi masyarakat berpenghasilan rendah alias MBR. Saya ingin mengajak masyarakat untuk semakin cerdas dalam membeli rumah bersubsidi," katanya dikutip dari laman resmi BP Tapera, Rabu, 27 April 2022
 
Dalam pelaksanaan program FLPP dirinya memastikan bahwa sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baru lah dilakukan akad kredit. Rumah siap huni dengan air dan listrik yang sudah terpasang dan PSU yang memadai.
 
Penerima manfaat dana FLPP terbanyak di usia 26-30 tahun sebanyak 308.930 unit, disusul usia 19-25 tahun sebanyak 222.242 unit, kemudian rentang usia 31-35 sebanyak 211.961 unit dan selanjutnya usia 36-40 tahun sebanyak 129.520 unit dan sisanya di atas 40 tahun sebanyak 127.956 unit.
 
Penyaluran terbanyak oleh BTN sebesar 729.522 unit atau setara dengan 72, 91 persen, disusul BNI sebanyak 60.755 unit atau 6,07 persen, BSI sebanyak 49.402 unit atau 4,94 persen, BRI sebanyak 25.932 unit atau 2,59 persen dan sisanya dari 43 bank penyalur lainnya.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif