Desain biophilic dalam sebuah hunian. Foto: Shutterstock
Desain biophilic dalam sebuah hunian. Foto: Shutterstock

Mengenal Desain Biophilic dan Penerapannya di Rumah

Properti desain interior Dekorasi Rumah tips rumah tanaman hias desain rumah
Rizkie Fauzian • 18 April 2022 12:05
Jakarta: Pernah mendengar desain biophilic? Desain yang satu ini cocok bagi Anda yang menyukai unsur alam dalam sebuah hunian. Semua desain hunian dengan unsur alami masuk dalam desain biophilic, misalnya gaya tropis.
 
Biophilic semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Terutama di masa pandemi, masyarakat semakin sulit untuk beradaptasi dengan alam di luar rumah sehingga memasukkan unsur alami ke dalam hunian menjadi salah satu solusi.
 
Terlebih lagi, saat ini banyak masyarakat yang fokus pada desain rumah setelah adanya kebijakan work from home (WFH). Bekerja di rumah memerlukan perhatian khusus, salah satunya ruangan yang memadai.

Apa itu desain biophilic?

Mengenal Desain <i>Biophilic</i> dan Penerapannya di Rumah
Desain biophilic dalam sebuah hunian. Foto: Shutterstock

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Desain biophilic merujuk pada biophilia yang berarti kecenderungan hubungan manusia dengan alam. Biophilia adalah gagasan bahwa manusia memiliki kebutuhan intrinsik untuk terhubung dengan bentuk kehidupan lain, termasuk alam.
 
Menurut publikasi The Practice of Biophilic Design, konsep ini didukung oleh evolusi manusia. Pikiran dan tubuh manusia beradaptasi dengan perubahan alam untuk bertahan hidup. Ini menunjukkan bahwa ketertarikan manusia pada alam adalah naluri biologis.
 
Desain biophilic bekerja dari teori ini. Ini bertujuan untuk mempromosikan hubungan yang lebih dekat dengan alam dan tentu saja mendukung kesehatan dan kebugaran melalui lingkungan yang sengaja dibuat. 
 
Hal ini dilakukan melalui arsitektur, dan teknik desain yang menggabungkan unsur-unsur alam. Desain biophilic terdiri dari tiga elemen dasar ini:

1. Langsung ke alam

Mengenal Desain <i>Biophilic</i> dan Penerapannya di Rumah
Desain biophilic dalam sebuah hunian. Foto: Shutterstock
 
Ini melibatkan kontak fisik atau interaksi dengan alam saat Anda berada di dalam ruangan. Salah satu contohnya dengan melihat tanaman, air, atau pemandangan indah. Contoh lain adalah paparan cahaya alami atau udara segar.

2. Tidak langsung ke alam

Mengenal Desain <i>Biophilic</i> dan Penerapannya di Rumah
Desain biophilic dalam sebuah hunian. Foto: Shutterstock
 
Pengalaman alam tidak langsung melibatkan paparan alam melalui bentuk representasi, misalnya melihat alam dalam foto atau lukisan. 

3. Ruang dan tempat

Mengenal Desain <i>Biophilic</i> dan Penerapannya di Rumah
Desain biophilic dalam sebuah hunian. Foto: Shutterstock
 
Hal ini mencakup aspek menemukan perlindungan, pencarian jalan, dan keterikatan budaya pada suatu tempat. Menurut The Practice of Biophilic Design, konsep ini juga memerlukan integrasi atau praktik menghubungkan area terpisah menjadi satu kesatuan yang lebih besar. Denah lantai terbuka adalah contoh sempurna.

Cara menghadirkan desain Biophilic ke rumah 

Mengenal Desain <i>Biophilic</i> dan Penerapannya di Rumah
Desain biophilic dalam sebuah hunian. Foto: Shutterstock
 
Jika tertarik untuk mengintegrasikan desain biophilic ke dalam ruang Anda, maka cobalah untuk tidak hanya fokus pada tampilan ruangannya saja. 
 
Sebaliknya pertimbangkan untuk memasukkan semua unsur termasuk aroma, suara, dan sensasi fisik di dalam ruang Anda. Berikut ini cara hadirkan desain biophilic ke rumah Anda.
  1. Buka jendela Anda untuk membiarkan udara segar masuk.
  2. Gunakan kipas angin untuk menjaga ruang Anda berventilasi baik.
  3. Hindari memblokir jendela dengan tirai atau perabotan.
  4. Pajang foto atau lukisan dengan unsur alam, seperti pemandangan.
  5. Pilih dekorasi dengan garis lembut dan bentuk organik.
  6. Carilah bahan alami, seperti linen, katun, atau goni.
  7. Pilih warna tanah, seperti terra cotta, sage green, dan biru muda.
  8. Tambahkan tanaman
  9. Tempatkan cermin di seberang jendela untuk memaksimalkan cahaya.
  10. Diffuse essential oil atau bakar lilin dengan aroma alami.
  11. Dengarkan suara alam, seperti deburan ombak atau kicau burung.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif