Pameran rumah subsidi bakal digelar selama 12 hari. Ilustrasi: Shutterstock
Pameran rumah subsidi bakal digelar selama 12 hari. Ilustrasi: Shutterstock

400 Pengembang Bakal Ramaikan Pameran Rumah Subsidi

Rizkie Fauzian • 19 Agustus 2021 21:30
Jakarta: Kementerian PUPR melalui Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) bakal menggelar pameran rumah subsidi secara virtual mulai 20 hingga 31 Agustus 2021.
 
Pameran tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Perumahan Nasional. Pameran ini kali kedua dilakukan secara digital setelah yang pertama diselenggarakan pada 2020.
 
Direktur Utama PPDPP Kementerian PUPR Arief Sabaruddin mengatakan, pameran rumah bersubsidi ini diselenggarakan selama 12 hari mulai 20 Agustus 2021 hingga 31 Agustus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pameran ini akan menghadirkan 400 pengembang perumahan dan 40 bank pelaksana dalam pameran tersebut," katanya dikutip dari laman resmi PPDPP, Kamis, 19 Agustus 2021.
 
Dengan menggunakan fitur teknologi, para pengunjung dapat menikmati suasana pameran layaknya sedang dalam suasana pameran sehingga dapat melakukan interaksi secara langsung dengan para pengembang dan bank pelaksana
 
"Dengan begitu masyarakat dapat berkonsultasi secara langsung dan melakukan proses bisnis dalam pameran, meskipun hanya di rumah saja dan dalam kondisi apapun," ungkapnya.
 
Selama pameran berlangsung 12 hari, Kementerian PUPR menargetkan sebanyak 2.021 pengunjung melalui tautan https://www.hapernas2021.com. 
 
Pada 25 Agustus 2021, pameran ini akan menggelar acara akad kredit massal dengan target 13 ribu calon debitur yang tersebar di 34 provinsi. 
 
Adapun bank yang berpartisipasi antara lain PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, BTN Syariah, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Syariah Indonesia atau BSI.
 
Kemudian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau Mandiri, PT BRI Agroniaga, PT Bank Artha Graha Internasional, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Barat Banten (BJB), BPD Sumatera Selatan Bangka Belitung atau BPD Sumselbabel, dan BPD Sumselbabel Syariah. 
 
Selanjutnya, PT BPD Nusa Tenggara Barat Syariah atau BPD NTB Syariah, BPD Jawa Timur atau BPD Jatim, BPD Jatim Syariah, BPD Sumatera Utara atau BPD Sumut, BPD Sumut Syariah, BPD Nusa Tenggara Timur (NTT) atau BPD NTT, BPD Kalimantan Barat atau BDD Kalbar, BPD Kalbar Syariah.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif