Biaya perawatan tinggi, GBK disewakan
Kompleks olah raga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Antara Foto/Wahyu Putro
Jakarta:Biaya perawatan kawasan Gelora Bung Karno (GBK) diperkirakan mencapai Rp 30 miliar per tahun. Untuk mendapatkan dana sebesar itu, Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) membuka fasilitas sewa bagi umum.

"Kita memikirkan bagaimana setelah perhelatan Asian Games ini, venue tersebut tak mangkrak, Maka saya minta stadion dibuat multifungsi agar bisa digunakan kembali," kata Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPKGBK Gatot Tetuko di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
 
Tidak terkecuali kembali menyewakan SUGBK untuk berbagai macam kegiatan. Seperti selama ini, bukan hanya ajang kompetisi olah raga yang digelar tetapi juga konser musik hingga kampanye dan sebagainya.


Agar bisa mengakomodir berbagai keperluan calon penyewa, maka dalam revitalisasi Komplek GBK telah diminta agar dilengkapi fasilitas berteknologi terkini. Terutama jaringan fiber optic, sistem tata cahaya dan suara terkini dan CCTV untuk keamanannya.

"Itu kita lakukan agar kita bisa cukup duit untuk merawat GBK," sambung Gatot



(LHE)