Bagi sebagian orang, kedua perangkat ini terlihat identik secara fisik. Namun jika ditelaah lebih jauh, rice cooker dan magic com memiliki perbedaan dari sisi fungsi hingga fleksibilitas penggunaan.
Sebelum memutuskan membeli, berikut perbedaan rice cooker dan magic com yang perlu diketahui.
Perbedaan rice cooker dan magic com

Rice cooker merupakan perangkat yang secara khusus dirancang untuk memasak nasi. Foto: Freepik
1. Perbedaan fungsi
Perbedaan paling mendasar antara rice cooker dan magic com terletak pada fungsi utamanya. Rice cooker merupakan perangkat yang secara khusus dirancang untuk memasak nasi.Sistem kontrol panasnya difokuskan untuk memastikan butiran beras matang merata menjadi nasi. Alat ini cocok bagi pengguna yang hanya membutuhkan perangkat untuk menanak nasi.
Sementara itu, magic com merupakan perangkat serbaguna. Selain menanak nasi, magic com juga dapat digunakan untuk mengukus sayuran, memasak bubur, menghangatkan lauk pauk, hingga mengolah beberapa jenis masakan sederhana lainnya.
Karena sifatnya yang multifungsi, magic com kerap dipilih oleh pengguna yang menginginkan satu alat dengan banyak kegunaan.
2. Efisiensi produk
Secara teknis, rice cooker menggunakan elemen pemanas yang umumnya terpusat di bagian bawah untuk mempercepat proses pendidihan air hingga nasi matang.Berbeda dengan magic com yang mengusung sistem pemanasan lebih menyeluruh karena dirancang untuk mendukung fungsi menghangatkan dalam waktu lama.
Teknologi pemanas pada magic com membantu mendistribusikan panas secara merata ke seluruh bagian panci sehingga makanan yang disimpan di dalamnya tidak cepat basi.
3. Kapasitas Penggunaan
Rice cooker dan magic com tersedia dalam berbagai pilihan kapasitas. Rice cooker hadir mulai dari ukuran kecil untuk kebutuhan individu atau anak kos, hingga ukuran besar untuk keluarga.Sementara magic com umumnya dipasarkan dengan kapasitas standar rumah tangga karena ditujukan untuk penggunaan multifungsi.
Pada akhirnya, pemilihan antara rice cooker dan magic com perlu disesuaikan dengan kebutuhan, kebiasaan memasak, serta anggaran masing-masing pengguna. (Syarifah Komalasari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News