NEWSTICKER
Pembangunan gedung pencakar langit pecahkan rekor. Foto: Shutterstock
Pembangunan gedung pencakar langit pecahkan rekor. Foto: Shutterstock

Pembangunan Supertall Pecahkan Rekor

Properti pencakar langit Arsitektur Unik gedung unik
Rizkie Fauzian • 28 Januari 2020 21:13
Jakarta: Sebanyak 26 gedung pencakar langit dengan ketinggian lebih dari 300 meter (supertall) selesai dibangun pada 2019. Sementara untuk gedung dengan tinggi 200 meter justru mengalami penurunan.
 
Dalam laporan Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH), salah satu gedung tertinggi yang selesai dibangun pada 2019 adalah Tianjin CTF Finance Centre.
 
Gedung dengan tinggi 530 meter tersebut dirancang oleh arsitek SOM. Gedung tersebut tercatat menjadi yang tertinggi ketujuh di dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pecah Rekor
 
Jumlah gedung pencakar langit dengan kategori supertall pada 2019 memecahkan rekor. Pembangunan gedung pencakar langit pada tahun sebelumnya jumlahnya hanya 18.
 
Tianjin CTF Finance Centre merupakan gedung tertinggi kedua yang pembangunannya rampung pada 2019. Selanjutnya ada gedung RMJM yang dirancang oleh Lakhta Center.
 
Gedung dengan ketinggian 462 meter tersebut menjadi yang tertinggi di Eropa. Bangunan selanjutnya adalah Masjid Agung Algiers yang berada di Aljazair.
 
Masjid yang disebut juga Djamaa el Djazaïr memiliki ketinggian 265 meter. Masjid yang memiliki menara tertinggi di dunia tersebut dirancang oleh China State Construction Engineering.
 
Supertall lainnya adalah Menara Exchange 106 di Kuala Lumpur. Proyek senilai 7,6 miliar poundsterling tersebut sempat terhenti terkait skandal penggelapan uang di Malaysia Development Berhad.
 
Dengan ketinggian 445 meter, gedung ini merupakan tertinggi keempat yang diselesaikan tahun lalu.
 
Pembangunan Gedung Menurun
 
Pembangunan gedung dengan ketinggian 200 meter mengalami penurunan 13 persen pada 2019. Tercatat ada 126 gedung yang dibangun pada 2019, sementara 2018 jumlahnya mencapai 146.
 
Laporan CTBUH mencatat penurunan tersebut disebabkan adanya keterlambatan pada proyek yang diakibatkan krisis keuangan yang terjadi pada 2008.

 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif