Pembangunan Markas Persija Mundur dari Jadwal
Jakpro berharap DPRD DKI Jakarta menyetujui tambahan dana PMD sekitar Rp 1,5 triliun. MI/Pius Erlangga
Jakarta:Kegiatan pembangunan stadion di lahan bekas Taman BMW, Sunter, sedianya dimulai sejak awal Oktober lalu. Tapi karena proposal permintaan tambahan dana Penyertaan Modal Daerah (PMD) belum DPRD DKI Jakarta setujui, kontraktor memastikan jadwal awal itu diundur.

"Pembangunan mundur lagi, saya mohon wakil rakyat untuk mendukung," ujar Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (8/11/2018).


Jakpro ditugaskan Pemprov DKI untuk membangun Stadion BMW di lahan bekas Taman BMW, Sunter, Jakarta Utara. Stadion dengan standart international itu merupakan pengganti Stadion Menteng yang kini di atas lahannya berdiri Taman Menteng.


Kondisi lokasi pembangunan stadion BMW, Sunter, Jakarta, Jumat (26/10/2018). Kepastian pembangunan stadion yang akan menjadi markas utama klub Persija Jakarta ini masih mengambang. MI/Pius Erlangga

Di dalam proposalnya Jakpro berharap DPRD DKI Jakarta menyetujui tambahan dana PMD sekitar Rp 1,5 triliun dalam APBD DKI Jakarta 2019. Jakpro di dalam proyek ini sudah menerima komitmen PMD DKI Jakarta sebesar Rp 9,4 triliun dari plafon sebesar Rp 10 triliun sebagaimana diatur Perda 13/2014.


"Kami sudah siap, tinggal pendanaannya," tegas Dwi Wahyu.


Maka untuk proyek Stadion BMW hanya Rp 591 miliar tambahan PMD yang dapat Jakpro ajukan. Agar ada payung hukum bagi DPRD DKI Jakarta meluluskan tambahan sebesar Rp 1,5 triliun, terlebih dahulu aturan bahwa plafon modal dasar bagi Jakpro sebesar Rp 10 triliun dalam Perda 13/2014 harus direvisi.

Melalui revisi perda itu, Jakpro mengajukan kenaikan modal dasar dari Rp 10 triliun menjadi Rp30 triliun. Sejauh ini Badan Musyawarah DPRD DKI akan segera membahas revisi perda tentang suntikan modal bagi BUMD tersebut dapat dianggarkan dan dicairkan pada 2019.

Selain Rp 1,5 triliun untuk stadion BMW, Jakpro juga mengajukan PMD untuk tiga proyek lain untuk masuk dalam APBD DKI Jakarta 2019. Yaitu Rp 648 miliar untuk membeli lahan program rumah down payment (DP) nol rupiah, Rp 500 miliar untuk revitalisasi Taman Ismail Marzuki dan Rp 500 miliar untuk membeli lahan eks Kedutaan Besar Inggris.


 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id