Menanti Skema Pembiayaan Rumah Murah ASN & TNI/Polri
Eksekusi perumahan dinas TNI di Makassar. Akibat tidak mampu mencicil rumah, banyak purnawirawan TNI/Polri yang masih tinggal di rumah dinas yang seharusnya ditempati prajurit aktif. Antara Foto/Yusran Uccang
Semarang:Selain pengadaan lahan, ada hal tak kalah penting yang harus dimatangkan sebelum program rumah murah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan prajurit TNI/Polri diluncurkan. Yaitu skema pembiayaan KPR murah dengan subsidi khusus.

Beberapa bank telah pemerintah tunjuk sebagai bank penyedia KPR-nya. Tentu saja di antaranya adalah Bank BTN yang merupakan BUMN dengan bisnis utama pembiayaan properti.


“BTN diminta menyiapkan program ini, skemanya sedang dipersiapkan pemerintah, jadi kami masih menunggu,” kata Direktur Bank BTN, Budi Satria kepada Medcom.Id

Menurutnya pasar rumah bagi ASN, TNI/Polri ini dinilai sangat strategis. Hingga saat ini total nilai KPR yang debiturnya adalah ASN, TNI/Polri angkanya mencapai Rp 23,4 triliun.

“Polri yang sudah menempati rumah baru baru 30 persen personelnya. TNI juga. Masih banyak yang tinggalnya di asrama atau kos. Banyak yang sudah pensiun tapi masih menempati rumah dinas,” ungkapnya.


Secara korporat, Budi menilai program rumah murah bagi ASN, TNI/Polri diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan KPR. Sehingga target pertumbuhan KPR juta dapat ditingkatkan nilai dan cakupannya.

“Ke depan, target pertumbuhan akan naik lagi karena program tambahan pemerintah untuk ASN dan TNI polri akan digulirkan dalam waktu dekat,” ujar Direktur Utama Bank BTN, Maryono.



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id