Rusunawa Pondok Pesantren di Bima . Foto: Kementerian PUPR
Rusunawa Pondok Pesantren di Bima . Foto: Kementerian PUPR

Pembangunan Rusun Santri di Bima Habiskan Rp2,35 Miliar

Properti rusunawa sejuta rumah rusun penghuni rusunawa
Rizkie Fauzian • 26 September 2020 18:22
Nusa Tenggara Barat: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun rumah susun (rusun) untuk Pondok Pesantren Al Madinah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
 
"Kami siap membantu peningkatan kualitas pendidikan para santri yang sedang menuntut ilmu di Pondok Pesantren. Salah satunya dengan menyediakan rusun," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulis, Sabtu, 26 September 2020.
 
Khalawi menerangkan pembangunan rusun untuk para santri telah dilaksanakan Kementerian PUPR sejak lama. Dirinya berharap rusun yang telah dibangun dapat dikelola dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya air manusia di lingkungan Ponpes.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Nusa Tenggara I telah selesai melaksanakan pembangunan Rusun di Pondok Pesantren Al-Madinah yang berada di Desa Kenanga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.
 
Pembangunan Rusun tersebut merupakan bagian dari program sinergitas antara Kementerian PUPR dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) serta Kementerian/Lembaga (K/L) terkait lainnya.
 
Peresmian Rusun tersebut ditandai denganpenandatanganan prasasti oleh Kepala BNPT didampingi Pengurus PonpesAl-Madinah yangdilanjutkan dengan penekanan sirine oleh Direktur Rumah Susun sebagai tanda Rusun telah resmi dibangun.
 
Pada kesempatan tersebut Plt. Direktur Rusun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Maryoko Hadi mengatakan Kementerian PUPR sangat bangga dan senangbisa ikutdilibatkan dalam tim sinergitas BNPT dan akan mendukung pembangunan di Provinsi NTB.
 
"Kami berharap Rusun ini bermanfaat bagi para santri dan mendukung pendidikan karakter di lingkungan Ponpes. Dengan tinggal di Rusun ini para santri untuk lebih giat belajar agar menjadi generasi muda yang unggul dan berakhlak mulia untuk bangsa dan negara," tambah Maryoko.
 
Pada kegiatan tersebut, Kepala BNPT Boy Rafli Amar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut andil dalam menyukseskan program ini terlebih Kementerian PUPR yang telah membangun tempat tinggal yang sangat baik bagi para santri di PonpesAl Madinah.
 
Kementerian PUPR melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi NTB mengalokasikan dana anggaran sebesar Rp2,35 miliar untuk membangun rusun di Ponpes Al Madinah di Bima.
 
Rusun tersebut dibangun sebanyak satu tower setinggi dua lantai dengan luas bangunan 393,6 meter persegi. Unit hunian di Rusun tersebut dibangun dengan tipe barak sebanyak empat barak dan dapat menampung sekitar 56 santri.
 
Guna menambah kenyamanan para santri selama tinggal di Rusun tersebut, Kementerian PUPR telah melengkapi Rusun tersebut dengan berbagai fasilitas seperti tempat tidur susun sebangak tujuh buah per barak, kamar mandi sebanyak empat buah di setiap lantai, tempat wudhu dan tandon air kapasitas 5.500 liter, instalasi listrik, lemari pakaian dan Prasana Sarana dan Utilitas (PSU).
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif