Buleleng dikenal sebagai wilayah yang masih asri dengan karakter alam yang kuat. Kawasan ini menawarkan suasana yang lebih tenang dan otentik dibandingkan Bali Selatan, sehingga cocok bagi masyarakat yang mencari kenyamanan hidup sekaligus potensi nilai properti di masa depan.
Selain potensi wisata, perkembangan infrastruktur di Bali Utara juga terus berjalan. Hal ini membuat Buleleng dinilai memiliki prospek pertumbuhan kawasan yang cukup baik, baik untuk tempat tinggal maupun investasi properti.
Menariknya, harga hunian di Buleleng masih tergolong kompetitif. Sejumlah pengembang menawarkan rumah subsidi dengan harga terjangkau dan spesifikasi yang layak huni.
Berdasarkan data Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), berikut rekomendasi rumah subsidi di Buleleng, Bali.
Rekomendasi rumah subsidi di Buleleng

Perumahan subsidi di Buleleng Foto: SiKumbang Kementerian PKP
1. Puri Agung Permata 3
Perumahan Puri Agung Permata 3 berlokasi di Desa Petemon, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Hunian ini dikembangkan oleh Agung Permata Abadi dengan total 156 unit rumah subsidi.Rumah tipe 36/70 ini dibanderol sekitar Rp185 juta. Bangunan seluas 36 meter persegi berdiri di atas lahan 70 meter persegi, dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi.
Spesifikasi bangunan meliputi atap baja ringan dan genteng, dinding batako plester aci, lantai keramik, serta pondasi batu kali cor bertulang.
2. Giri Emas Real Estate
Berlokasi di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Giri Emas Real Estate dikembangkan oleh Sepa Karya Buana. Proyek ini menawarkan 117 unit rumah subsidi dengan harga sekitar Rp185 juta.Hunian tipe 36/100 memiliki luas bangunan 36 meter persegi di atas lahan 100 meter persegi. Fasilitas rumah mencakup dua kamar tidur dan satu kamar mandi.
Untuk spesifikasi, rumah menggunakan atap baja ringan dengan genteng lestari, dinding batako plester aci cat, lantai keramik, serta pondasi batu kali dengan sloof bertulang.
3. Perumahan Taman Selat Tahap 2
Perumahan Taman Selat Tahap 2 terletak di Desa Selat, Kecamatan Sukasada, dan dikembangkan oleh Tri Karya Graha. Proyek ini menyediakan 109 unit rumah subsidi dengan dua pilihan tipe.Tipe 36/80
Dijual dengan harga sekitar Rp168 juta, memiliki luas bangunan 36 meter persegi di atas lahan 80 meter persegi. Spesifikasi meliputi atap genteng, dinding batako diplester, lantai keramik, dan pondasi batu kali.
Tipe 30/80
Ditawarkan dengan harga lebih terjangkau, sekitar Rp158 juta. Luas bangunan 30 meter persegi di atas lahan 80 meter persegi. Menggunakan atap baja ringan dan genteng, dinding batako diplester, lantai keramik, serta pondasi batu kali. Kedua tipe dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi.
4. Perumahan Anugraha Tama Bulian
Perumahan ini berlokasi di Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan, dan dikembangkan oleh PT Anugraha Tama Propertindo. Tersedia 210 unit rumah subsidi tipe 36 dengan harga sekitar Rp168 juta.Bangunan seluas 36 meter persegi berdiri di atas lahan 85 meter persegi. Hunian ini memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi, dengan material bangunan berupa atap genteng lokal, dinding plester, lantai rabatan, serta pondasi batu kali.
5. Wilwa Grha Nusantara
Wilwa Grha Nusantara berada di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, dan dikembangkan oleh PT Wilwatikta Grha Nusantara. Proyek ini menawarkan 149 unit rumah subsidi tipe 36 dengan harga Rp168 juta.Rumah berdiri di atas lahan 90 meter persegi dengan luas bangunan 36 meter persegi. Spesifikasi teknis mencakup atap genteng lokal dengan rangka baja ringan, dinding batako, lantai rabatan, dan pondasi batu kali.
Dengan harga mulai Rp158 juta, rumah subsidi di Buleleng menjadi opsi menarik bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian di Bali dengan lingkungan yang lebih tenang.
Selain untuk tempat tinggal, kawasan ini juga berpotensi sebagai investasi jangka panjang seiring pengembangan Bali Utara. (Syarifah Komalasari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News