Tren nilai penjualan properti di Jabodetabek. Foto: Shutterstock
Tren nilai penjualan properti di Jabodetabek. Foto: Shutterstock

Tangerang Membukukan Penjualan Properti Terbesar

Properti investasi properti bisnis properti Investasi Rumah
Rizkie Fauzian • 12 Desember 2019 15:47
Jakarta: Tren penjualan properti mengalami kenaikan pada kuartal III-2019 dibandingkan dengan sebelumnya. Kenaikan tersebut juga sejalan dengan jumlah unit terjual yang naik lebih tinggi.
 
Data Indonesia Property Watch (IPW) menunjukkan nilai penjualan properti naik 32 persen dibandingkan kuartal II-2019. Dampak siklus musiman tahun baru ajaran baru dan Idulfitri, nilai penjualan properti mengalami penurunan 14,2 persen.
 
Berdasarkan wilayah, Tangerang dan sekitarnya mencatat kenaikan nilai penjualan hingga 42,1 persen pada kuartal III-2019 dari 41,1 persen. Sementara jumlah unik terjual mengalami penurunan tipis dari 46,1 persen menjadi 45,2 persen.
Tangerang Membukukan Penjualan Properti Terbesar
"Tangerang dan sekitarnya masih membukukan penjualan terbesar. Pergerakan di Bekasi dan Bogor relatif tidak bergerak signifikan. Kenaikan penjualan terjadi di Serang-Cilegon," ungkap Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tren penjualan properti di Bekasi tercatat stagnan dengan kenaikan tipis dari 11,5 persen menjadi 12,8 persen di kuartal III-2019. Nilai penjualan mengalami penurunan dari 26,1 persen menjadi 25,3 persen.
 
Sementara Bogor mengalami penurunan pada penjualan unit properti dari 16,5 persen di kuartal II-2019 menjadi 15,9 persen di kuartal III-2019. Nilai penjualan naik tipis dari 17,9 persen menjadi 18,5 persen.
 
Wilayah Serang-Cilegon mengalami kenaikan tipis pada unit dan nilai penjualan properti. Pada penjualan unit naik dari 11,5 persen menjadi 12,8 persen. Sementara nilainya naik dari 6,9 persen ke 7,5 persen.
 
Kemudian kawasan Jakarta, jumlah unit terjualnya mengalami penurunan dari 16,5 persen di kuartal II-2019 menjadi 15,9 persen di kuartal III-2019. Sementara nilai penjualannya turun tipis dari 7,5 persen menjadi 7,3 persen.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif