NEWS
8 Masjid Kuno Tertua di Dunia yang Memiliki Sejarah Panjang
Adri Prima
Minggu 09 Agustus 2026 / 22:01
- Masjid Al-Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid Quba menjadi masjid tertua yang berkaitan dengan awal sejarah Islam.
- Sejumlah masjid kuno masih aktif digunakan, sementara sebagian lainnya telah dipugar atau hanya menyisakan reruntuhan.
- Masjid Dua Kiblat di Madinah dan Zeila menyimpan sejarah perubahan arah kiblat serta perkembangan awal Islam.
Jakarta: Sejumlah masjid di dunia memiliki sejarah sejak masa awal perkembangan Islam. Beberapa di antaranya masih aktif dan masih berdiri menjadi masjid kuno tertua di dunia.
Masjid tertua tersebar di dunia dan memiliki sejarah yang berkaitan dengan perkembangan kehidupan umat Muslim. Selain menjadi tempat ibadah, beberapa masjid digunakan untuk kegiatan masyarakat dan berkaitan dengan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Kondisi bangunannya pun beragam, mulai dari yang telah diperluas dan dibangun kembali hingga yang kini hanya menyisakan bagian-bagian tertentu. Beberapa di antaranya memiliki catatan sejarah serta hubungan dengan tokoh-tokoh penting dalam sejarah Islam.
1. Masjid Al-Haram
Masjid Al-Haram berada di Mekah, Arab Saudi, menjadi tempat tujuan umat Muslim yang melaksanakan ibadah haji. Pembangunan awalnya dimulai pada masa Khalifah Umar Ibn al-Khattab pada 634-644 M dan kemudian mengalami sejumlah renovasi serta perluasan. Sebagian besar bangunan saat ini berasal dari pembangunan kembali yang diperintahkan Sultan Utsmaniyah Selim II pada 1571. Di dalamnya terdapat Ka'bah yang dibangun Nabi Ibrahim bersama putranya, Ismail, sebagai tempat ibadah.
2. Masjid Nabawi
Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi, dibangun oleh Nabi Muhammad pada 622 M. Pada awalnya, masjid ini menjadi tempat kegiatan masyarakat, pengadilan, dan sekolah agama. Masjid ini menyimpan makan Nabi Muhammad di dalamnya yang menjadi makna spiritual masjid tersebut.
3. Masjid Quba
Masjid Quba di Madinah, Arab Saudi, diyakini sebagai masjid pertama yang dibangun Nabi Muhammad pada 622 M. Nabi Muhammad berada di masjid ini selama 14 hari untuk berdoa sambil menunggu kedatangan sepupunya, Ali.
Masjid Quba juga memiliki tradisi bahwa berwudhu di rumah lalu melaksanakan salat dua rakaat di sana memiliki nilai setara dengan satu umrah. Seiring waktu, masjid ini mengalami renovasi termasuk penambahan pintu masuk dan menara untuk meningkatkan kapasitas jamaah.
4. Masjid al-Qiblatayn, Somalia
Masjid al-Qiblatayn di Zeila, Somaliland, merupakan salah satu masjid yang berkaitan dengan sejarah awal Islam dan dibangun tidak lama setelah hijrah para pengikut awal Nabi Muhammad ke Abyssinia.
Masjid yang dikenal sebagai Masjid Dua Kiblat ini memiliki dua mihrab yang mengarah ke Mekah dan Yerusalem. Kini sebagian besar bangunannya berupa reruntuhan, namun tersisa makam Syekh Babu Dena menjadi bagian dari peninggalan sejarah masjid tersebut.
5. Masjid Al-Aqsa
Masjid Al-Aqsa di Yerusalem merupakan salah satu tempat penting dalam Islam dan dikaitkan dengan perjalanan Isra' Nabi Muhammad dari Mekah. Sejarahnya dapat ditelusuri hingga abad ketujuh, sebagian besar bangunan yang berdiri saat ini berasal dari abad ke-11.
Masjid ini juga memiliki arti penting bagi umat Yahudi karena dikaitkan dengan lokasi kuil pertama Raja Salomo yang dihancurkan oleh bangsa Romawi pada tahun 70 M.
6. Masjid Agung Kufa
Masjid Agung Kufa di Irak dibangun pada abad ke-7. Masjid ini merupajan kediaman Ali bin Abi Talib, khalifah Rasyidin keempat, serta menjadi lokasi makam sejumlah tokoh seperti Muslim ibn Aqeel, Hani ibn Urwa, dan Al-Mukhtar. Sejarah panjang serta kaitannya dengan tokoh-tokoh penting membuat masjid ini dihormati oleh banyak umat Muslim.
7. Masjid Jawatha
Masjid Jawatha berada di al-Kilabiyah dekat Hofuf, Arab Saudi, dan diperkirakan dibangun sekitar 629 M. Masjid ini diyakini menjadi lokasi pelaksanaan salat Jumat berjamaah kedua dalam sejarah Islam setelah Masjid an-Nabawi serta pernah menyimpan Hajr al-Aswad selama hampir 22 tahun setelah dicuri kaum Qarmatian pada 930 M.
Meski sebagian besar bangunan awalnya telah hilang, masjid ini telah dipugar dan masih digunakan sebagai tempat ibadah.
8. Masjid al-Qiblatain, Madinah
Masjid al-Qiblatain di Madinah, Arab Saudi, dikenal sebagai Masjid Dua Kiblat karena berkaitan dengan perubahan arah salat umat Muslim dari Yerusalem ke Mekah. Masjid ini dibangun oleh Sawad bin Ghanam bin Kaab pada tahun kedua Hijrah dan awalnya memiliki dua mihrab yang menghadap kedua arah tersebut.
Setelah Nabi Muhammad menerima wahyu tentang perubahan kiblat, mihrab yang menghadap Yerusalem dihilangkan dan diyakini hanya mihrab yang mengarah ke Mekah, sehingga masjid ini menjadi bagian dari peristiwa penting dalam sejarah Islam. (Syarifah Komalasari)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)
Masjid tertua tersebar di dunia dan memiliki sejarah yang berkaitan dengan perkembangan kehidupan umat Muslim. Selain menjadi tempat ibadah, beberapa masjid digunakan untuk kegiatan masyarakat dan berkaitan dengan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Kondisi bangunannya pun beragam, mulai dari yang telah diperluas dan dibangun kembali hingga yang kini hanya menyisakan bagian-bagian tertentu. Beberapa di antaranya memiliki catatan sejarah serta hubungan dengan tokoh-tokoh penting dalam sejarah Islam.
Daftar masjid kuno tertua di dunia
1. Masjid Al-Haram
Masjid Al-Haram berada di Mekah, Arab Saudi, menjadi tempat tujuan umat Muslim yang melaksanakan ibadah haji. Pembangunan awalnya dimulai pada masa Khalifah Umar Ibn al-Khattab pada 634-644 M dan kemudian mengalami sejumlah renovasi serta perluasan. Sebagian besar bangunan saat ini berasal dari pembangunan kembali yang diperintahkan Sultan Utsmaniyah Selim II pada 1571. Di dalamnya terdapat Ka'bah yang dibangun Nabi Ibrahim bersama putranya, Ismail, sebagai tempat ibadah.
2. Masjid Nabawi
Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi, dibangun oleh Nabi Muhammad pada 622 M. Pada awalnya, masjid ini menjadi tempat kegiatan masyarakat, pengadilan, dan sekolah agama. Masjid ini menyimpan makan Nabi Muhammad di dalamnya yang menjadi makna spiritual masjid tersebut.
3. Masjid Quba
Masjid Quba di Madinah, Arab Saudi, diyakini sebagai masjid pertama yang dibangun Nabi Muhammad pada 622 M. Nabi Muhammad berada di masjid ini selama 14 hari untuk berdoa sambil menunggu kedatangan sepupunya, Ali.
Masjid Quba juga memiliki tradisi bahwa berwudhu di rumah lalu melaksanakan salat dua rakaat di sana memiliki nilai setara dengan satu umrah. Seiring waktu, masjid ini mengalami renovasi termasuk penambahan pintu masuk dan menara untuk meningkatkan kapasitas jamaah.
4. Masjid al-Qiblatayn, Somalia
Masjid al-Qiblatayn di Zeila, Somaliland, merupakan salah satu masjid yang berkaitan dengan sejarah awal Islam dan dibangun tidak lama setelah hijrah para pengikut awal Nabi Muhammad ke Abyssinia.
Masjid yang dikenal sebagai Masjid Dua Kiblat ini memiliki dua mihrab yang mengarah ke Mekah dan Yerusalem. Kini sebagian besar bangunannya berupa reruntuhan, namun tersisa makam Syekh Babu Dena menjadi bagian dari peninggalan sejarah masjid tersebut.
5. Masjid Al-Aqsa
Masjid Al-Aqsa di Yerusalem merupakan salah satu tempat penting dalam Islam dan dikaitkan dengan perjalanan Isra' Nabi Muhammad dari Mekah. Sejarahnya dapat ditelusuri hingga abad ketujuh, sebagian besar bangunan yang berdiri saat ini berasal dari abad ke-11.
Masjid ini juga memiliki arti penting bagi umat Yahudi karena dikaitkan dengan lokasi kuil pertama Raja Salomo yang dihancurkan oleh bangsa Romawi pada tahun 70 M.
6. Masjid Agung Kufa
Masjid Agung Kufa di Irak dibangun pada abad ke-7. Masjid ini merupajan kediaman Ali bin Abi Talib, khalifah Rasyidin keempat, serta menjadi lokasi makam sejumlah tokoh seperti Muslim ibn Aqeel, Hani ibn Urwa, dan Al-Mukhtar. Sejarah panjang serta kaitannya dengan tokoh-tokoh penting membuat masjid ini dihormati oleh banyak umat Muslim.
7. Masjid Jawatha
Masjid Jawatha berada di al-Kilabiyah dekat Hofuf, Arab Saudi, dan diperkirakan dibangun sekitar 629 M. Masjid ini diyakini menjadi lokasi pelaksanaan salat Jumat berjamaah kedua dalam sejarah Islam setelah Masjid an-Nabawi serta pernah menyimpan Hajr al-Aswad selama hampir 22 tahun setelah dicuri kaum Qarmatian pada 930 M.
Meski sebagian besar bangunan awalnya telah hilang, masjid ini telah dipugar dan masih digunakan sebagai tempat ibadah.
8. Masjid al-Qiblatain, Madinah
Masjid al-Qiblatain di Madinah, Arab Saudi, dikenal sebagai Masjid Dua Kiblat karena berkaitan dengan perubahan arah salat umat Muslim dari Yerusalem ke Mekah. Masjid ini dibangun oleh Sawad bin Ghanam bin Kaab pada tahun kedua Hijrah dan awalnya memiliki dua mihrab yang menghadap kedua arah tersebut.
Setelah Nabi Muhammad menerima wahyu tentang perubahan kiblat, mihrab yang menghadap Yerusalem dihilangkan dan diyakini hanya mihrab yang mengarah ke Mekah, sehingga masjid ini menjadi bagian dari peristiwa penting dalam sejarah Islam. (Syarifah Komalasari)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)