Peserta BPJamsostek bisa mendapatkan suku bunga khusus. Foto: Shutterstock
Peserta BPJamsostek bisa mendapatkan suku bunga khusus. Foto: Shutterstock

Catat! Ini Syarat Peserta BPJamsostek Bisa Miliki Rumah dengan Mudah

Rizkie Fauzian • 01 Desember 2021 11:35
Banten: BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) memiliki program yang ditujukan untuk pekerja yang terdaftar dalam program Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan. Program tersebut bernama Manfaat Layanan Tambahan (MLT)
 
Peserta BP Jamsostek dapat memanfaatkan layanan tambahan berupa fasilitas Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP), dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BP Jamsostek dari Bank Tabungan Negara (BTN).
 
Untuk fasilitas PUMP, peserta BPJamsostek bisa mengajukan kredit ke BTN hingga Rp150 juta yang dapat dipergunakan untuk Uang Muka. 
 
Kemudian, untuk PRP, peserta BP Jamsostek juga bisa mengakses pinjaman hingga Rp200 juta yang dapat dimanfaatkan untuk Renovasi Rumah dengan jangka waktu paling lama 15 tahun. 

Skema Pembiayaan

Sementara fasilitas KPR BPJamsostek, termasuk take over kredit, rumah baru, rumah second maupun rumah indent, BTN menyediakan plafond pinjaman hingga Rp500 juta dengan jangka waktu maksimal 30 tahun untuk rumah tapak, dan 20 tahun untuk rumah susun.
 
Adapun dalam skema pembiayaan yang ditawarkan dalam program layanan tambahan ini, berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan, peserta BPJamsostek yang ingin menggunakan fasilitas KPR atau PUMP atau PRP mendapatkan suku bunga khusus dengan memperhitungkan suku bunga acuan yang berlaku (BI-7days reverse repo rate -BI7DRRR) ditambah maksimal 5 persen.  
 
Pembiayaan rumah MLT dari program Jaminan Hari Tua suku bunga yang ditawarkan adalah sebesar 7 persen, dan suku bunga tersebut berlaku fixed selama 1 tahun, dan akan ditinjau kembali  kembali pada saat ulang tahun kredit sesuai dengan suku bunga kesepakatan antara Bank BTN dengan BPJamsostek.

Persyaratan 

Sementara syarat bagi masyarakat untuk mendapatkan fasilitas kredit di atas, adalah memenuhi dua yaitu syarat umum dan syarat khusus. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Syarat umum pengajuan KPR bagi peserta BPJamsostek
  1. Belum pernah menerima bantuan perumahan dari BPJamsostek.
  2. Mendapat surat rekomendasi dari BPJamsostek.
  3. Peserta belum memiliki rumah untuk KPR dan PUMP.
  4. Peserta juga memiliki Sertifikat dan Ijin Mendirikan Bangunan atas nama peserta/pasangan untuk PRP. 
Sementara untuk syarat khusus adalah sebagai berikut.
  1. WNI usia minimal 21 tahun, usia pemohon tidak melebihi 65 tahun pada saat kredit lunas.
  2. Memiliki penghasilan yang menurut perhitungan bank dapat menjamin kelangsungan pembayaran angsuran (bunga dan pokok) sampai dengan kredit lunas, masa kerja minimal 1 (satu) tahun.
  3. Tidak memiliki kredit bermasalah di BTN maupun di bank lain.
  4. Bank memperlakukan debitur atau nasabah suami dan istri sebagai satu debitur atau nasabah kecuali terdapat perjanjian pisah harta yang disahkan/dilegalisasi oleh Notaris.
  5. Tidak hanya para peserta perorangan yang meraih kemudahan  skema bunga murah ini, Perusahaan Pembengunan Perumahan (PPP) juga mendapat skema perhitungan suku bunga yang menarik, yaitu BI7DRRR ditambah maksimal 6 persen.
  6. Sedangkan pengembang yang bisa mengakses fasilitas tersebut harus memenuhi sejumlah syarat antara lain, pengembang wajib berbentuk BUMN, BUMD atau PT dan telah mendapatkan rekomendasi dari BPJamsostek serta memenuhi ketentuan BTN.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif