Rumah subsidi yang dibangun oleh pemerintah. Foto: Kementerian PUPR
Rumah subsidi yang dibangun oleh pemerintah. Foto: Kementerian PUPR

BNI Siap Salurkan KPR FLPP Rp1,2 Triliun

Properti bni sejuta rumah kpr Penyediaan Rumah
Antara • 26 Februari 2020 19:10
Palembang: Bank Negara Indonesia (BNI) siap menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi dengan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).
 
BNI menargetkan penyaluran KPR FLPP sebesar Rp1,2 triliun untuk 12 ribu unit rumah tahun ini. Penyaluran tersebut naik bila dibandingkan dengan tahun lalu.
 
Wakil Pimpinan Manajemen Sistem Risiko Kredit BNI Arif Martianto mengatakan tahun lalu perusahaan mampu menuntaskan kuota KPR FLPP sebanyak 9.800 unit pada Agustus karena tingginya minat konsumen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tahun lalu, kami sempat meminta tambahan kuota, tapi pemerintah hanya membatasi seperti itu terkait kesediaan anggaran," katanya di Palembang, Rabu, 26 Februari 2020.
 
Ia menambahkan BNI merespons positif penugasan dari pemerintah terkait program "Satu Juta Rumah" ini mengingat tren kredit perumahan memang merujuk ke rumah subsidi.
 
Sejak dua tahun terakhir, kredit perumahan komersial mengalami kelesuan, sehingga sejumlah debitur BNI dari kalangan pengusaha properti beralih membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah ini.
 
"Bagi kami, adanya KPR subsidi ini juga menjadi kesempatan untuk tetap melayani debitur BNI yang selama ini menggunakan kredit konstruksi pembangunan rumah mewah di atas Rp500 juta. Selain itu, ini juga peluang untuk mempromosikan produk-produk BNI ke nasabah perumahan subsidi," ungkapnya.
 
Sementara itu, Pimpinan Wilayah BNI Palembang Dodi Widjajanto menambahkan sejak 2018 BNI mulai fokus pada kredit rumah bersubsidi setelah sebelumnya hanya menyasar kredit rumah komersial.
 
Ia mengatakan penyaluran KPR FLPP ini trennya terus meningkat jika dilihat dari kuota yang diberikan pemerintah. Pada 2018, BNI merealisasikan 145 unit rumah dari target 100 unit rumah dengan sebaran terbanyak di Sumatera Selatan yakni 140 unit.
 
Sedangkan pada 2019, BNI merealisasikan 1.097 unit dari target 500 unit dengan sebaran sebanyak 256 unit di Sumatera Selatan. Sementara pada 2020, wilayah Sumatra bagian selatan yang meliputi Sumatra Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Lampung mendapatkan kuota 834 unit.
 
Khusus Sumatra Selatan mendapatkan kuota 431 unit atau bakal menyalurkan dana Rp57 miliar. "Jika melihat kondisi terkini saat ini, kami sangat optimistis bakal terserap semua, karena per Februari saja sudah ada 93 unit yang akad kredit khusus wilayah Sumatra Selatan," jelasnya.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif