Wisma Atlet Kemayoran kian ramah difabel
Lift baru yang dipasang memiliki bukaan pintu yang lebih lebar agar bisa dilalui pengguna kursi roda.
Jakarta: Sebanyak seribu unit di Wisma Atlet Kemayoran direnovasi agar lebih mampu mengakomodir kontingen peserta Asian Paragames 2018. Para atlet difabel dari penjuru Asia dipasikan akan betah selama berlomba di Jakarta.

Modifikasi mencakup penambahan ramp grab bar kamar mandi untuk 200 unit hunian kursi roda serta penambahan enam lift yang lebih lebar agar bisa menampung lebih banyak pengguna yang berkursiroda. Di setiap tower sudah disediakan ramp untuk akses antar lantai dengan ketinggian berbeda.


"Kita hanya renovasi untuk yang difabel saja. Beberapa masih dalam pengerjaan, yang lift masih 35 persen. Juli sudah harus selesai," kata Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Di area publik juga diberikan tambahan fitur yang memudahkan penyandang cacat. Antara lain tactile lantai untuk penuntun arah, signage & directory area publik dan railing pada tangga atau ramp area publik.

Pelaksanaan renovasi aksesibilitas berlangsung enam bulan untuk lima tower di Blok D-10. Di setiap tower ada 200 unit yang direnovasi sehingga totalnya ada seribu unit.

Di sebagian unit, kapasitas tempat tidur yang semua tiga dikurangi tinggal dua. Ini karena ranjang yang ada diganti dengan ukuran lebih besar

"Biayanya untuk perbaikan lift dan lainnya mencapai Rp185 miliar," ungkap Khalawi.



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id