Material GRC semakin populer sebagai solusi dinding rumah. Foto: Freepik
Material GRC semakin populer sebagai solusi dinding rumah. Foto: Freepik

Ukuran GRC Dinding yang Paling Banyak Dipakai, Jangan Salah Pilih!

Rizkie Fauzian • 09 Januari 2026 14:20
Jakarta: Material GRC semakin populer sebagai solusi dinding rumah, baik untuk interior maupun eksterior. Selain ringan dan praktis, GRC dinilai mampu memberikan hasil akhir yang rapi serta mempercepat proses konstruksi.
 
Namun, sebelum memilih material ini, penting bagi pemilik rumah memahami ukuran dan ketebalan GRC dinding agar penggunaannya sesuai dengan kebutuhan dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Apa itu dinding GRC?

Ukuran GRC Dinding yang Paling Banyak Dipakai, Jangan Salah Pilih!
Material GRC semakin populer sebagai solusi dinding rumah. Foto: Semen Merah Putih
 
Dikutip dari laman Semen Merah Putih, GRC adalah singkatan dari Glassfiber Reinforced Cement atau beton bertulang serat kaca, yaitu sebuah material yang terbuat dari campuran beton, serat kaca, air, dan bahan tambahan lain, seperti pigmen dan aditif. 

Campuran bahan tersebut diolah sampai membentuk struktur papan yang padat, lentur, dan mempunyai ketahanan tinggi, namun tetap ringan. Dalam dunia konstruksi atau properti, biasanya material ini disebut GRC board.
 
Jadi, dinding GRC mengacu pada dinding yang terbuat dari material GRC. Kini, penggunaan GRC board untuk dinding makin banyak diminati, baik untuk aplikasi pada hunian maupun bangunan komersial. Perlu dipahami bahwa dinding GRC adalah panel dinding atau material pelapis dinding, bukan material konstruksi dinding.

Ukuran standar GRC dinding di pasaran

Di Indonesia, papan GRC umumnya diproduksi dengan ukuran yang sudah distandardisasi untuk memudahkan pemasangan. Beberapa ukuran yang paling sering digunakan antara lain:
  1. 120 x 240 cm
  2. 120 x 300 cm
Ukuran tersebut banyak dipilih karena sesuai dengan tinggi ruang rumah tinggal dan dapat mengurangi jumlah sambungan antar papan.
   

Ketebalan GRC sesuai fungsi dinding

Selain ukuran, ketebalan papan GRC juga menentukan kekuatan dan daya tahannya. Berikut panduan umum pemilihannya:

1. 4–6 mm

Cocok untuk plafon atau partisi ringan non-struktural.

2. 6–8 mm

Ideal untuk dinding interior rumah seperti sekat ruangan.

3. 9–12 mm

Disarankan untuk dinding eksterior karena lebih tahan terhadap cuaca dan benturan.
 
Semakin tebal papan GRC, semakin kuat pula daya tahannya, namun bobot dan biaya material juga ikut meningkat.
   

Kelebihan GRC dibanding dinding konvensional

GRC banyak digunakan karena memiliki sejumlah keunggulan, antara lain:
  1. Bobot lebih ringan dibanding bata merah
  2. Tahan terhadap api dan rayap
  3. Permukaan halus dan mudah difinishing
  4. Proses pemasangan lebih cepat
  5. Minim retak jika dipasang dengan rangka yang tepat
Keunggulan tersebut membuat GRC cocok digunakan pada rumah tinggal, ruko, hingga bangunan komersial.

Tips pemasangan GRC agar dinding awet

Agar dinding GRC tidak mudah retak atau bergelombang, perhatikan beberapa hal berikut:
  1. Gunakan rangka hollow galvanis atau baja ringan
  2. Beri jarak sambungan (joint) antar papan untuk mengantisipasi pemuaian
  3. Gunakan sekrup khusus GRC dengan jarak teratur
  4. Lakukan finishing menggunakan compound dan plamir khusus GRC
  5. Pemasangan yang tepat akan membuat dinding GRC lebih kokoh dan tahan lama.
  6. Pilihan Praktis untuk Hunian Modern
Dengan ukuran yang fleksibel dan pemasangan yang relatif mudah, GRC menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin membangun atau merenovasi rumah secara efisien.
 
Selama ukuran dan ketebalannya disesuaikan dengan fungsi ruang, material ini dapat menjadi solusi dinding yang kuat sekaligus estetis.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan