Namun, sebelum memilih material ini, penting bagi pemilik rumah memahami ukuran dan ketebalan GRC dinding agar penggunaannya sesuai dengan kebutuhan dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Apa itu dinding GRC?

Material GRC semakin populer sebagai solusi dinding rumah. Foto: Semen Merah Putih
Dikutip dari laman Semen Merah Putih, GRC adalah singkatan dari Glassfiber Reinforced Cement atau beton bertulang serat kaca, yaitu sebuah material yang terbuat dari campuran beton, serat kaca, air, dan bahan tambahan lain, seperti pigmen dan aditif.
Campuran bahan tersebut diolah sampai membentuk struktur papan yang padat, lentur, dan mempunyai ketahanan tinggi, namun tetap ringan. Dalam dunia konstruksi atau properti, biasanya material ini disebut GRC board.
Jadi, dinding GRC mengacu pada dinding yang terbuat dari material GRC. Kini, penggunaan GRC board untuk dinding makin banyak diminati, baik untuk aplikasi pada hunian maupun bangunan komersial. Perlu dipahami bahwa dinding GRC adalah panel dinding atau material pelapis dinding, bukan material konstruksi dinding.
Ukuran standar GRC dinding di pasaran
Di Indonesia, papan GRC umumnya diproduksi dengan ukuran yang sudah distandardisasi untuk memudahkan pemasangan. Beberapa ukuran yang paling sering digunakan antara lain:- 120 x 240 cm
- 120 x 300 cm
Ketebalan GRC sesuai fungsi dinding
Selain ukuran, ketebalan papan GRC juga menentukan kekuatan dan daya tahannya. Berikut panduan umum pemilihannya:1. 4–6 mm
Cocok untuk plafon atau partisi ringan non-struktural.2. 6–8 mm
Ideal untuk dinding interior rumah seperti sekat ruangan.3. 9–12 mm
Disarankan untuk dinding eksterior karena lebih tahan terhadap cuaca dan benturan.Semakin tebal papan GRC, semakin kuat pula daya tahannya, namun bobot dan biaya material juga ikut meningkat.
Kelebihan GRC dibanding dinding konvensional
GRC banyak digunakan karena memiliki sejumlah keunggulan, antara lain:- Bobot lebih ringan dibanding bata merah
- Tahan terhadap api dan rayap
- Permukaan halus dan mudah difinishing
- Proses pemasangan lebih cepat
- Minim retak jika dipasang dengan rangka yang tepat
Tips pemasangan GRC agar dinding awet
Agar dinding GRC tidak mudah retak atau bergelombang, perhatikan beberapa hal berikut:- Gunakan rangka hollow galvanis atau baja ringan
- Beri jarak sambungan (joint) antar papan untuk mengantisipasi pemuaian
- Gunakan sekrup khusus GRC dengan jarak teratur
- Lakukan finishing menggunakan compound dan plamir khusus GRC
- Pemasangan yang tepat akan membuat dinding GRC lebih kokoh dan tahan lama.
- Pilihan Praktis untuk Hunian Modern
Selama ukuran dan ketebalannya disesuaikan dengan fungsi ruang, material ini dapat menjadi solusi dinding yang kuat sekaligus estetis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News